Senin, 11 Mei 2026

Berita Sabu Raijua

DPRD Sabu Raijua Buka Suara Terkait Antrean Panjang Setiap Hari di SPBU

Ia menjelaskan, antrean panjang setiap hari ini bukan karena keterbatasan kuota BBM. Kuota untuk Sabu Raijua saat ini masih ada untuk kebutuhan 10 har

Tayang:
Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
Antrean kendaraan bermotor hendak mengisi BBM di SPBU Roboaba, Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua pada Kamis, 6 Juni 2024. 

 
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, SEBA - Anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua buka suara terkait antrean panjang setiap hari di  SPBU Kabupaten Sabu Raijua.

Anggota DPRD Sabu RaijuaLaurens A Ratu Wewo, S.Sos mengatakan antrean panjang yang terjadi setiap hari di SPBU kabupaten Sabu Raijua wajar karena hanya dua SPBU yang aktif beroperasi melayani pembelian BBM masyarakat Sabu Raijua.

Ia menjelaskan, antrean panjang setiap hari ini bukan karena keterbatasan kuota BBM. Kuota untuk sabu Raijua saat ini masih ada untuk kebutuhan 10 hari ke depan.

"Dan sebelum sepuluh hari ke depan itu pasti ada kuota BBM yang akan turun kembali hanya kondisi ini membuat masyarakat sedikit panik sehingga berlomba-lomba antre untuk stok di rumah,"ungkap Laurens pada Kamis, 6 Juni 2024.

Sesuai kewenangan koordinatif secara vertikal dari BPH Migas dan Kementerian ESDM, Pemerintah Daerah (Pemda) harus berkoordinasi untuk mengisi kuota BBM di SPBU Liae sehingga bisa melayani masyarakat Liae dan Sabu imur.

Dengan beroperasi aktifnya SPBU Liae masyarakat yang membeli BBM tidak tertumpuk di SPBU Roboaba di Sabu Barat dan SPBU Eilode di Sabu Tengah dengan intensitas kapal pengangkut minimal harus setiap Minggu sehingga tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

"Kami dari DPRD saat ini sedang dari kondisi dia sementara koodi jakarta untuk berkoordinasi dengan BPH migas terkait hal ini. Untuk di Sabu solusinya itu tadi  secara kuota linear dengan jumlah kendaraan dan permohonan dari pemerintah daerah terhadap kebutuhan itu linear. Hanya mungkin dia punya tempat layanan akses yang harus ditambah. Misalnya di Liae SPBU kan sudah siap beroperasi,tinggal diisi saja sehingga akses orang-orang Liae dan Sabu Timur terfokus di sana tidak lagi menpuk di SPBU Roboaba dan SPBU Eilode"jelasnya.

Ia juga minta Pemerintah Daerah dan BPH Migas segera mendorong percepatan pembangunan SPBU di Sabu Timur dan di SPBU Mehara yang sementara berproses. yang diutamakan ada SPBU sehingga mengura antrean kendaraan di SPBU.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi TPG Tahap Penyidikan, PGRI Sabu Raijua Hargai APH

"Harapannya SPBU yang ada aktifkan tiga-tiganya dan SPBU yang sementara dibangun, dipercepat pembangunannya dan juga diharapkan penambahan stok kuota dari BPH migas untuk sabu Raijua karena dari waktu ke waktu jumlah kendaraan di Sabu Raijua terus mengalami pertumbuhan,"ujarnya. (dhe)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved