Selasa, 5 Mei 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Jumat 24 Mei 2024, Roh Nasihat

Rasul Paulus menyebut gereja sebagai surat Kristus yang selalu dibaca, dilihat dan diamati oleh orang-orang dunia.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-YOUTUBE
Roh Nasihat. Renungan Harian Kristen Jumat 24 Mei 2024 

POS-KUPANG.COM. KUPANG - Renungan Harian Kristen Jumat 24 Mei 2024, Roh Nasihat, merujuk pada Kitab Kisah Para Rasul 8 : 4-25. 

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Mei 2024. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:

Kita melanjutkan perenungan tentang karya Roh Kudus. Selain Roh Hikmat dan Roh Pengertian, nabi Yesaya menyebutkan Roh Nasihat (Counsel).

Setiap karya Roh Tuhan tidak dimaksudkan untuk kepentingan pribadi, melainkan dikaruniakan kepada gereja sebagai alat kesaksian bagi dunia, agar menghadirkan Shalom Allah.

Gereja, yaitu orang-orang percaya dipanggil dan diutus menjadi konselor bagi sesama, memulihkan keadaan dunia dari penderitaan akibat kekerasan hati, dan yang menolak nasihat yang benar dari Kristus.

Rasul Paulus menyebut gereja sebagai surat Kristus yang selalu dibaca, dilihat dan diamati oleh orang-orang dunia.

Apakah yang sedang dilihat oleh dunia terhadap gereja? Bagaimana seharusnya keadaan gereja di mata dunia?

Dalam teks ini kita membaca kisah pelayanan seorang Diaken bernama Filipus. Ia memberitakan Injil kepada orangorang Samaria, daerah yang selalu dianggap sebagai musuh bagi orang Yahudi.

Yesus Kristuslah yang mengutus mereka untuk menjadi saksi ke Samaria (1:8). Saat Injil diberitakan di sana, maka “mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu” (ay 6).

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 23 Mei 2024, Roh Pengertian

Bahkan seorang bernama Simon yang terkenal memakai ilmu sihir pun tunduk dan takjub akan mujizat dalam Nama Yesus Kristus.

Ia tertarik untuk mengikuti penginjilan Filipus (ay 13). Namun, setelah dibaptis, Simon masih terikat dengan dosa dan mengira karunia Roh Kudus dapat dibeli dengan uang.

Rasul Petrus dan Yohanes menasihati dia dengan sangat keras, menyatakan dosa-dosanya dari masa lalu, dosa kepahitan dan kebencian yang melahirkan banyak kejahatan.

Nasihat para rasul untuk Simon membuka kebenaran bahwa masa lalu dapat menjadi pengikat dosa, namun Simon dilepaskan oleh adanya Roh Nasihat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved