Pilpres 2024

Prabowo Bangga Didukung Banyak Presiden Saat Pilpres 2024

Prabowo Subianto tak henti-hentinya mengungkapkan kebanggaannya terhadap sejumlah presiden yang dalam Pilpres 2024, memberikan dukungan kepadanya.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
BANGGA – Prabowo Subianto bangga kalau dalam Pilpres 2024 ia didukung Presiden Jokowi dan banyak mantan presiden lainnya 

POS-KUPANG.COM – Prabowo Subianto tak henti-hentinya mengungkapkan kebanggaannya terhadap sejumlah presiden yang dalam Pilpres 2024 memberikan dukungan kepadanya.

Prabowo pun mengungkapkan satu per satu mantan presiden yang dalam hajatan demokrasi Indonesia tahun 2024 ini, memberikan support yang dirasakannya sebagai hal yang luar biasa.

Prabowo Subianto mengatakan hal tersebut, dalam sambutannya pada acara Bimtek dan Rakornas Pilkada PAN di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis 9 Mei 2024 malam.

Mulanya, Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan RI itu, berbicara bahwa dia merasa didukung banyak presiden Indonesia pada Pilpres 2024.

"Saya merasa ada 3 presiden yang mengendorse dan dukung saya. Pertama, tentunya udahlah enggak usah malu-malu Presiden Jokowi ya kan, benar enggak?" kata Prabowo.

Prabowo kemudian menyebutkan bahwa Presiden Jokowi pernah menjadi rival politiknya pada dua musim Pilpres sebelumnya, yakni 2014 dan 2019. Namun setelah kalah, kini dia bergabung dalam Pemerintahan Jokowi.

Selain itu, Prabowo Subianto juga merasa didukung Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-4, Abdurahman Wahid atau Gus Dur hingga Presiden ke-2, Soeharto.

"Saya juga merasa saya didukung oleh Presiden Gus Dur kan beliau endorse aku terus menerus ya kan. Jadi beliau dukung saya dari langit aku yakin, beliau di belakang saya. Saya kira mungkin Pak Harto dukung saya juga ya," ujarnya.

Prabowo juga merasa bahwa dirinya juga didukung Bung Karno, walaupun ada pihak yang mengklaim bahwa sang proklamator itu hanya milik satu partai.

"Walaupun ada yang ngaku-ngaku kan selalu bahwa seolah Bung Karno milik satu partai, tidak, Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia. Feeling saya kayanya beliau juga dukung saya juga kira-kira," ucapnya.

Terhadap fakta tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah angkat bicara, Ia bahkan menduga, pernyataan presiden terpilih, Prabowo Subianto soal ada partai mengklaim Presiden pertama, Soekarno atau Bung Karno milik mereka, sesungguhnya mengarah ke PDIP.

"Statement Prabowo dari iklim politik memang seolah mengarah pada PDIP," kata Dedi kepada Tribunnews.com, Jumat 10 Mei 2024.

Namun, Dedi menilai PDIP tak keliru jika mengklaim partainya Bung Karno. Sebab, hanya mereka yang konsisten membawa ajaran Bung Karno.

"Klaim PDIP  itu tidak sepenuhnya keliru, karena faktanya memang hanya PDIP yang sejauh ini konsisten membawa tema pemikiran Soekarno dalam kampanye politiknya," ujarnya.

Sementara partai lain, kata dia, termasuk Gerindra hanya momentum saja mengaitkan Soekarno dengan gerakan politik mereka.

"Meskipun, statement itu bisa ditafsir sebagai ekspresi Prabowo karena hingga kini belum berhasil lunakkan PDIP untuk menerima sekaligus menyokong koalisi pemerintah yang akan ia pimpin ke depan," ujarnya.

Baca juga: MENGEJUTKAN! Gambar Presiden Jokowi Dicopot dari Kantor-kantor PDIP

Baca juga: Gibran: Makin Intensif Komunikasi Prabowo dengan PDIP Soal Kabinet

Baca juga: Golkar Dukung Kabinet Gemuk Prabowo-Gibran: Jangan Halangi Presiden Bekerja Urus Rakyat

Untuk diketahui, belakangan ini ada sinyal yang demikian kuat bahwa dalam pemerintahan ke depan, PDIP akan menjadi oposisi. Kemungkinan ini terkuak, salah satunya dari sikap Ganjar Pranowo yang telah menyatakan menjadi oposisi terhadap pemerintahan Prabowo – Gibran.

Hanya saja, pernyataan Ganjar Pranowo itu diklarifikasi sebagai sikap pribadi. Karena apa yang dinyatakannya bukan merupakan keputusan partai (PDI Perjuangan).

Berkembang informasi, bahwa Keputusan PDI Perjuangan itu baru akan dilakukan dalam rapat kerja nasional atau rakernas PDIP yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei ini. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved