Sabtu, 11 April 2026

Berita Lembata

Pemkab Lembata Keluarkan Surat Imbauan Waspada Virus ASF Pada Ternak Babi

Surat imbauan yang dikeluarkan oleh Pemkab Lembata yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan kabupaten Lembata

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-
Ternak babi yang dipelihara masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lembata mengeluarkan imbauan waspada virus ASF pada ternak babi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pemerintah Kabupaten Lembata mengeluarkan imbauan bagi masyarakat agar mewaspadai penyebaran virus ASF di Kabupaten Lembata yang sampai saat ini belum ditemukan vaksinnya. 

Surat imbauan yang dikeluarkan oleh Pemkab Lembata yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan kabupaten Lembata, P. Kanisius Tuaq, SP per tanggal 6 Mei 2024.

Dalam isi imbauan yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa, 7 Mei 2024, disampaikan terkait dengan adanya kasus kematian ternak babi yang cenderung meningkat akhir-akhir ini dan sedang dilakukan identifikasi, investigasi dan penanganan penyakit oleh petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata

Masyarakat diminta selalu menjaga sanitasi dan kebersihan kandang dan tidak memberi makan ternak babi dari sisa atau limbah cucian daging babi yang sakit atau mati, serta menghindari kontak langsung dengan ternak babi yang sakit atau mati.

Masyarakat diminta berhati- hati dalam membeli dan mengkonsumsi daging babi, terutama yang menjual dari tempat-tempat umum karena dikhawatirkan berasal dari babi sakit atau mati. 

Dilarang memotong, mengedarkan dan menjual daging babi yang berasal dari babi yang sakit atau mati apalagi membagi-bagikan daging babi ke keluarga atau kerabat karena dapat mempercepat penularan virus.

Lalu jika ada ternak babi yang mati dilarang membuang bangkai babi di tempat umum seperti di laut, parit, kali atau jalan umum karena berpotensi menimbulkan pencemaran dan penyebaran virus.

Masyarakat diminta menguburkan setiap babi yang mati secara mandiri di lokasi masing-masing. Dan Jika ada babi yang sakit atau mati segerah lapor petugas kesehatan hewan terdekat atau petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved