Sabtu, 9 Mei 2026

Longsor di Ende

BREAKING NEWS: Longsor di Ende, Satu Orang Meninggal Dunia

Kedua korban Agnes Fian Wara (29) dan Anastasya Nete (50) merupakan istri dan anak Paulinus Rofinus Fole, Ketua BPD Wolotopo Timur.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Salah satu korban longsor di Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona, saat tiba di IGD RSUD Ende 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Dua warga RT 002/RW 002, Dusun Wawosumba, Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende tertimpa longsor saat terjadi hujan lebat yang mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Ende termasuk di Desa Wolotopo Timur, Sabtu, 4 Mei 2024 sekira pukul 21.15 Wita.

Kedua korban Agnes Fian Wara (29) dan Anastasya Nete (50) merupakan istri dan anak Paulinus Rofinus Fole, Ketua BPD Wolotopo Timur.

Keterangan yang diterima dari Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni melalui Kasi Humas Polres Ende, Ipda Heru Sutaban, Minggu, 5 Mei 2024 pagi, sebelum terjadi longsor akibat tembok penahan tanah di kampung tersebut roboh, Agnes Fian Wara dan Anastasya Nete mengatakan kepada Paulinus Rofinus Fole mereka takut terjadi longsor.

"Mereka takut longsor karena hujan besar dan tidak lama kemudian terdengar gemuruh reruntuhan dan saat itu juga ibu dan anak lari keluar rumah menuju ke depan jalan setapak kampung, saat lari kedepan jalan setapak terjadi longsoran tembok penahan tanah kampung roboh dan menimpa ibu dan anak," jelas Ipda Heru Sutaban dalam keterangannya.

Warga yang mengetahui terjadi longsor kemudian membunyikan alarm dengan memukul tiang listrik sehingga warga yang lain mulai berdatangan ke TKP sedangkan Rofinus Fole menuju lokasi reruntuhan dengan berteriak sambil menangis.

"Saya sudah larang keluar rumah juga masih mau paksa keluar lari," teriak Rofinus Sole sambil mencari keberadaan isteri dan anaknya dibantu warga setempat.

Agnes Fian Wara, anak Paulinus Rofinus Sole dan Anastasya Nete pada saat ditemukan seluruh tubuhnya tertimbun reruntuhan atau material longsoran dan hanya terlihat kaki. 

Setelah ditemukan, warga dibantu aparat kepolisian setempat segera mengevakuasi korban menuju RSUD Ende, namun korban tidak dapat diselamatkan setelah tiba di IGD RSUD Ende dan dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter di IGD RSUD Ende sedangkan Ibu korban ditemukan terlebih dahulu dekat dengan anaknya. Kondisi Anastasya Nete saat ini sehat namun masih mengalami trauma.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kakak Beradik di Ende Tewas Tertimbun Tembok Roboh

Pantauan POS-KUPANG.COM di IGD RSUD Ende, Sabtu, 4 Mei 2024 malam, puluhan warga yang datang membawa Agnes Fian Wara dengan menggunakan sebuah mobil ambulans tiba sekira pukul 22.56 Wita.

Agnes sempat mendapat pertolongan medis namun sayang beberapa menit kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Camat Ndona, Yoseph Lebu yang hendak dikonfirmasi POS-KUPANG.COM mengatakan untuk sementara enggan memberikan keterangan media.

Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni melalui Kasi Humas Polres Ende, Ipda Heru Sutaban menghimbau agar warga Kabupaten Ende agar lebih waspada dan berhati-hati mengahadapi cuaca buruk. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved