Rabu, 22 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Sabtu 4 Mei 2024, Pemulihan Budaya

Manusia harus berperang melawan segala bentuk kuasa yang tidak memuliakan Allah, “meremukkannya” untuk kembali tunduk dan takluk kepada Allah.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO-GRAMEDIA
Renungan Harian Kristen Sabtu 4 Mei 2024,Pemulihan Budaya. 

Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Renungan Harian Kristen Sabtu 4 Mei 2024 Pemulihan Budaya, merujuk pada Kitab Kejadian 3: 15.  

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Mei 2024. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:

Renungan pada hari Jumat kemarin, mengajak kita memahami kejatuhan manusia yang mengakibatkan kerusakan budaya. Manusia harus bertanggung jawab kepada Allah karena perbuatannya itu.

Namun apa yang bisa manusia lakukan untuk memulihkan yang sudah rusak, sementara dirinya sendiri pun dalam keadaan rusak.

Wujud tanggung jawab manusia ditetapkan oleh Allah yakni ia harus menerima hukuman dari Allah. Manusia harus berjuang dan berjerih lelah untuk bisa menikmati berkat dari Allah.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 3 Mei 2024, Kerusakan Budaya

Tetapi saat yang sama, di dalam kutukan Allah kepada ular, terkandung janji penebusan kepada manusia, “Aku akan mengadakan permusuhan antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya”. Otoritas manusia atas budaya dipulihkan sehingga manusia tidak lagi menghambakan diri kepada ciptaan lain.

Manusia harus berperang melawan segala bentuk kuasa yang tidak memuliakan Allah, “meremukkannya” untuk kembali tunduk dan takluk kepada Allah.

Inilah rancangan penebusan dari Allah, melalui keturunan manusia. Kata “keturunannya” menggunakan kata benda tunggal, artinya bukan semua keturunan, melainkan hanya satu pribadi dari antara keturunan perempuan.

Yang dimaksudkan tentu saja adalah Anak Tunggal Allah yang akan diutus-Nya ke dunia dengan menjadi keturunan manusia.

LANGKAH IMAN

Mandat budaya yang rusak, kini kembali ada dalam rancangan Allah untuk dipulihkan, ditebus dan dikembalikan untuk memuliakan Allah.

Manusia ciptaan Allah tidak mampu melakukannya. Dibutuhkan manusia lain, yang tidak diciptakan, tetapi berkenan menjadi manusia untuk melaksanakan tugas memulihkan dan membarui ciptaan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 2 Mei 2024, Manusia dan Mandat Budaya

Tanpa penebusan Allah, semua akan tetap rusak. Bagaimana gereja dapat berbagian dalam misi penebusan mandat budaya itu?

Kristus mendirikan gereja-Nya untuk melanjutkan karya penebusan itu bagi dunia, melalui pembaruan mandat budaya. Amin!

Alamat Sekretariat Suluh Injil:
Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1
Kota Kupang – NTT (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved