Jumat, 24 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Jumat 3 Mei 2024, Kerusakan Budaya

Potensi manusia sebagai gambar dan rupa Allah menjadi rusak ketika manusia mengubah arah dan orientasi penyembahan.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Aksi anak-anak Belajar Bersama Maestro (BBM) pada malam konser Sasando di Taman Budaya NTT, Kupangbeberapa waktu lalu. 

Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya?
Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Renungan Harian Kristen Jumat 3 Mei 2024 Kerusakan Budaya, merujuk pada Kitab Kejadian 3: 1-8.  

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Mei 2024. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:

Berdasarkan mandat budaya dari Allah kepada manusia sesudah penciptaan, maka manusia mesti menyadari nilai dirinya di hadapan Allah dan seluruh ciptaan lain.

Mandat yang diberikan Allah bukan semata-mata tentang kuasa atas yang lain, tetapi terutama kuasa untuk menaklukkan segala sesuatu di bawah kuasa Allah, termasuk manusia sendiri.

Sayangnya kejatuhan manusia ke dalam dosa, membuatnya salah paham terhadap mandat budaya. Manusia jatuh ke dalam dosa perhambaan diri kepada ciptaan lain, juga ingin menjadi seperti Allah.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 2 Mei 2024, Manusia dan Mandat Budaya

Tempat Allah Pencipta digeser. Manusia bukan menaklukkan budaya untuk menyembah Allah, tetapi
menyembunyikan diri dari Allah.

Ketika manusia ingin menjadi Allah, ingin disembah, maka hal itu bukan hanya menyebabkan manusia
menjadi rusak secara rohani, rasio, dan moral dalam memakai kuasa dan kreasi atas budaya.

Tetapi juga merusak budaya itu sendiri. Budaya direndahkan sedemikian rupa atau sebaliknya ditinggikan hingga
melampaui Allah.

Budaya berubah wajah menjadi agama, lalu manusia memakai mandat budaya untuk melakukan penyembahan yang keliru.
Inilah yang terjadi pada manusia pertama, Adam dan Hawa. Mereka meninggalkan penyembahan kepada Allah; mereka merusak budaya penaklukkan diri kepada Allah dan menggantikan dengan penaklukan diri
kepada alam.

Inilah keserakahan, ingin sama seperti Allah, disembah dan dimuliakan. Mandat budaya menjadi rusak karena manusia.

LANGKAH IMAN.

Potensi manusia sebagai gambar dan rupa Allah menjadi rusak ketika manusia mengubah arah dan orientasi
penyembahan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Rabu 1 Mei 2024, Iman Kristen dan Budaya

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved