Selasa, 28 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Rabu 1 Mei 2024, Iman Kristen dan Budaya

Pada umumnya jemaat mengekspresikan bulan budaya dalam ibadah dengan mengenakan beragam atribut etnis, seperti tarian, syair lagu, pakaian adat.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Iman Kristen dan budaya. Renungan Harian Kristen Rabu 1 Mei 2024 

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Renungan Harian Kristen Rabu 1 Mei 2024  Iman Kristen dan Budaya, merujuk pada Kitab Kejadian 1:26-31.  

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil, Ratapan dan Pengharapan yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Mei 2024. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:

Budaya Bulan Mei dirayakan oleh jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) sebagai bulan budaya. Ada beragam pemahaman yang berkembang di jemaat.

Pada umumnya jemaat mengekspresikan bulan budaya dalam ibadah dengan mengenakan beragam atribut etnis, seperti tarian, syair lagu, pakaian adat.

Apakah hanya itu? Marilah kita memahami dahulu apa sebenarnya budaya sehingga kita dapat menanggapi dan merayakan Bulan Budaya berdasarkan pemahaman tentang Alkitab, Kristus, Kekristenan, dan budaya.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Selasa 30 April 2024, Kuasa Kebangkitan dan Belas Kasihan

Marilah kita berharap, bulan budaya bukan sekedar bulan untuk berekspresi menurut etnis, melainkan pembaruan budaya penginjilan, penggembalaan dan ibadah.

Alkitab memang tidak memberikan definisi tentang budaya. Dalam konteks umum, kata budaya mengandung arti suatu sistem yang mengintegrasikan kepercayaan, nilai, kebiasaan dan institusi yang mengikat suatu komunitas menjadi satu dan memberinya identitas, rasa aman, martabat dan keberlangsungan.

Dalam pengertian ini, maka gereja harus mengatakan bahwa manusia dan seluruh ciptaan adalah karya Allah, sedangkan budaya adalah karya manusia di dalam kedaulatan dan hikmat Allah. Terang, matahari, bulan dan bintang bukan budaya.

Manusia laki-laki dan perempuan bukan budaya. Semuanya ciptaan Allah. Budaya dimulai ketika Allah memberi perintah atau mandat kepada manusia, Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka, “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Inilah budaya.

LANGKAH IMAN.

Kalimat berkat dan perintah inilah yang pertama kali didengar dan diterima oleh manusia dari Allah Pencipta.

Ini adalah mandat suci yang memimpin manusia memahami tujuan keberadaannya dan dapat melakukan kehendak Allah.

Bertambah banyak, penuhi bumi dan menaklukkannya bagi kemuliaan Allah adalah mandat budaya dari Allah kepada manusia. Amin!

Alamat Sekretariat Suluh Injil:
Jl. Seruni No. 8 – Naikoten 1
Kota Kupang – NTT (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved