Senin, 13 April 2026

Timor Leste

BTN Akan Lebarkan Bisnis ke Timor Leste

Ia menambahkan, Timor Leste memang memiliki potensi bisnis yang dapat digarap oleh BTN.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Menara BTN 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN membuka kemungkinan melebarkan bisnis perbankan di Republik Dermokratik Timor Leste.

Dalam rangka pelebaran bisnis itu, pihak BTN sedang mengkaji soal perizinan dan keamanan bisnis di wilayah yang pernah menjadi bagian Indonesia itu.

"Kalau ditanya ada kebutuhan tidak (Timor Timur)? Ada, karena di sana dulu KPR-nya dari bank-bank pemerintah Indonesia sebenarnya," kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dilansir dari Kompas.com, Kamis (25/4/2024).

Ia menambahkan, Timor Leste memang memiliki potensi bisnis yang dapat digarap oleh BTN.

Baca juga: BRIN Tawarkan Kolaborasi Riset Antariksa bagi Peneliti Timor Leste

Namun demikian, ketika nantinya akan memutuskan untuk melebarkan bisnis di sana, pihaknya tidak akan langsung menyediakan Kredit Pemilihan Rumah (KPR).

"Cuma kalau kita masuk di sana, tahap awal pasti bukan KPR, tabungan dulu," imbuh dia.

Adapun, Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN tercatat sebesar Rp 357,7 triliun pada kuartal I-2024, angka itu tumbuh 11,9 persen secara tahunan dibandingkan Rp 319,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Nixon mengatakan, pertumbuhan ini masih melampaui pertumbuhan DPK industri perbankan pada Februari 2024 yang tercatat sebesar 3,8 persen secara tahunan.

Dari total DPK tersebut, porsi dana murah Current Account Savings Account (CASA) mencapai 49,9 persen pada kuartal I-2024.

Hingga kuartal I-2024 ini, BTN mencatat laba bersih senilai Rp 860 miliar. Angka tersebut tumbuh 7,4 persen secara tahunan dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp 801 miliar.

Pada periode yang sama, BTN membukukan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp 344,2 triliun, atau tumbuh 14,8 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 299,7 triliun.

Sementara itu, total aset BTN menjadi Rp 454,0 triliun, atau tumbuh 13,1 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 401,5 triliun. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved