Kamis, 9 April 2026

Kerjasama Indonesia Timor Leste

BRIN Tawarkan Kolaborasi Riset Antariksa bagi Peneliti Timor Leste

Fasilitas riset tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan kolaborasi riset yang berkaitan dengan biodiversitas, bioteknologi, dan juga genomic.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Kepala BRIN terima kunjungan Kepala INCT Timor Leste 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang kerja sama riset di bidang antariksa bagi para periset di Timor Leste.

Hal itu diungkapkan kepala BRIN laksana Tri Handoko saat menerima kunjungan dari Instituto Nacional de Ciencia e Technologia (INCT) Timor Leste pada akhir tahun 2023 lalu.

"BRIN saat ini memiliki Observatorium Nasional di Gunung Timau, NTT, yang lokasinya tidak jauh dari Timor Leste. Observatorium itu untuk digunakan mengamati antariksa, jadi itu juga akan menjadi global platform untuk global collaboration yang melibatkan dan terbuka bagi banyak negara juga," ungkap Handoko dikutip dari laman resmi BRIN.

Baca juga: UNICEF Mendukung Persalinan Aman di Timor Leste

Lebih jauh, Handoko mengatakan bahwa BRIN juga memiliki beberapa fasilitas riset yang berada di Kawasan Cibinong. Fasilitas riset tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan kolaborasi riset yang berkaitan dengan biodiversitas, bioteknologi, dan juga genomic.

Handoko mengatakan bahwa pihaknya sudah memiliki hubungan kerja sama yang cukup lama dengan INCT, saat dirinya menjadi Kepala LIPI. Maka dari itu, dia pun mendorong untuk melanjutkan kerjasama dengan BRIN. Hal ini karena BRIN saat ini membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.

Menurutnya, dengan adanya BRIN saat ini akan lebih mudah dalam menjalin kerja sama. Hal ini karena peran BRIN sebagai funding agency yang memiliki program pendanaan riset dan juga mobilitas periset, seperti Degree by Research (DBR), Postdoctoral, hingga Visting Professor. Dikatakan Handoko, dia menyebutkan saat ini Timor Leste memiliki pendidikan yang sangat bagus. Banyak dari mereka yang belajar ke Eropa karena memiliki paspor Portugis.

"Saya saya tahu banyak sekarang teman-teman di Timor Leste kan juga pendidikannya sangat bagus. Jadi skema-skema tersebut bisa dipakai. Ini yang kita ingin secara khusus dapat saling bekerjasama dengan Timor Leste karena ini kan tanggung jawab kami juga di Indonesia untuk menjaga relasi kedua negara," ujarnya.

Di sisi lain, Hanodoko berharap ke depan akan ada kolaborasi riset dalam berbagai bidang yang dapat dilakukan antara Indonesia dan Timor Leste, termasuk riset sosial. Menurutnya, Timor Leste akan menjadi salah satu lokus penelitian yang sangat menarik bagi para peneliti di Indonesia. 

"Saya pikir INCT sudah terkembang lebih besar dan sebenarnya sangat menarik juga bagi teman-teman periset kami untuk melakukan kerja sama penelitian karena kami punya banyak periset antropologi dan juga bahasa yang berkait ilmu sosial humaniora," ungkap Handoko. 

Wakil Presiden Instituto Nacional de Ciencia e Technologia (INCT) Timor Leste, Valentim Ximenez menyampaikan bahwa negaranya saat ini memiliki misi untuk memperluas kerja sama penelitian dengan negara-negara lain, terutama Indonesia. Hal ini karena Indonesia memiliki kedekatan secara geografis dengan Timor Leste. "Indonesia ini kami pilih sebagai mitra kawasan alami," ucapnya.

Ximenez menjelaskan bahwa INCT memiliki enam area yang dikembangkan untuk pembangunan di Timor Leste. Di antaranya, pertama, bidang teknologi. Kedua bidang pendidikan, pengembangan manusia, termasuk sosial. Ketiga, bidang pertanian dan ekonomi, yang fokus pada diversifikasi ekonomi. Keempat, bidang kesehatan publik. Kelima, bidang lingkungan hidup. 

"Pemerintah baru sekarang masih terus melanjutkan, tapi menambah lagi tiga bidang yaitu antropologi, sosiologi dan psikologi. Para menteri kita lebih ingin melihat Timor Leste untuk mengkaji tiga bidang itu supaya membantu masyarakat berkembang lebih maju, kita mau BRIN untuk membantu INCT berkembang membawah misi ini," harapnya. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved