Pelajar Sembunyikan Bayi di Koper
Pelajar Melahirkan di Kamar Kos, Bayi Meninggal Diduga Dibekap
Pelajar dan bayinya tersebut segera dilarikan ke RS Bhayangkara Drs.Titus Uly Kupang, pada Selasa, 23 April 2024 malam untuk mendapat penanganan medis
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung, S.H., S.I.K., M.Si mengungkapkan penyebab kematian bayi yang disimpan di dalam koper karena dibekap sang ibu.
“Hasil pemeriksaan dari dokter forensik, diduga penyebab kematian dari bayi karena adanya bekapan dari ibu bayi. Informasi dari ibunya memang karena panik, jenazah bayi disimpan dalam koper,” jelas Kombes Pol Aldinan RJH Manurung, Rabu 24 April 2024 saat ditemui di RS Bhayangkara Kupang..
Sang ibu merupakan seorang pelajar asal Kabupaten Ngada berinisial DN (17) yang nekat menyembunyikan bayinya di dalam sebuah koper usai melahirkan di kamar kosnya yang beralamat di RT 01 / RW 01, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Pelajar dan bayinya tersebut segera dilarikan ke RS Bhayangkara Drs.Titus Uly Kupang, pada Selasa, 23 April 2024 malam untuk mendapat penanganan medis.
“Kejadian berawal dari penemuan jenazah bayi di kos-kosan di wilayah Polresta Kupang Kota. Kemudahan dari anggota Polresta Kupang Kota mendatangi TKP dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeruksaan lebih lanjut. Keterangan awal dari ibu tersebut bahwa bayi yang dilahirkan, diduga akibat hubungan di luar nikah,” terangnya.
Orang tua bayi tersebut diketahui merupakan pelajar SMA, dan berstatus anak di bawah umur.
Meski demikian, Aldinn menegaskan bahwa proses penyidikan tetap berlanjut.
“Apabila terbukti melakukan unsur pidana, akan ada konsekuensi hukum sesuai dengan data dan fakta yang ada,” pungkas Aldinan. (cr19)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.