Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Kamis 18 April 2024, Akulah Roti Hidup
Nabi Elia makan roti dan minum air yang disediakan malaikat TUHAN beroleh kekuatan untuk berjalan empat puluh hari siang malam.
Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. ~ayat 35
POS-KUPANG.COM,KUPANG - Renungan Harian Kristen Kamis 18 April 2024 Akulah Roti Hidup, merujuk pada Kitab Kitab Yohanes 6:25-35.
Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil, Ratapan dan Pengharapan yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi April 2024.
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:
Alkitab menuliskan manusia jatuh ke dalam dosa karena makanan. Banyak kisah di dalam Alkitab yang menunjukkan sikap positif dan negatif manusia terhadap makanan.
Ishak yang gemar menikmati daging buruan tertipu oleh anaknya sendiri. Daniel hanya makan sayur tetapi ia lebih sehat daripada mereka yang makan santapan raja dan minum anggur.
Nabi Elia makan roti dan minum air yang disediakan malaikat TUHAN beroleh kekuatan untuk berjalan empat puluh hari siang malam.
Bangsa Israel makan manna selama empat puluh tahun. Ada lima ribu orang menikmati berkat roti dari Yesus dan itu membuat mereka ingin terus mendapat berkat itu.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Rabu 17 April 2024 Yesus Berkata, “Akulah”
Tetapi Yesus menegur mereka dengan keras, sebab mereka mengikut Yesus bukan untuk menikmati berkat rohani, tetapi berkat jasmani saja.
Mungkin kita juga demikian. Kita tampak bertekun mencari Yesus, aktif dalam kegiatan rohani, tapi Yesus tahu kalau hati kita sebenarnya tertuju hanya kepada berkat jasmani.
Orang banyak itu tidak melihat keilahian Yesus yang berkuasa memberi makanan surgawi yang mendatangkan kepuasan rohani kekal.
Karena itu, Yesus membandingkan diri-Nya dengan roti manna untuk menunjukkan bahwa Ia benar-benar datang dari surga, membawa makanan surgawi, makanan yang bukan hanya memberi hidup hari ini, tetapi memberi hidup kekal.
LANGKAH IMAN.
Manusia sejati bukan hidup dari roti saja, melainkan dari setiap firman Allah (Mat. 4:4). Yesuslah Sang Firman itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Akulah-Roti-Hidup.jpg)