Ramadhan 2024

Ramadhan 2024, Warga  Sumba Timur Antre Beras Murah Melalui Gerakan Pangan Murah

dirinya rela antri dari pagi untuk mendapatkan kupon agar dapat membeli beras yang harganya terjangkau.

|
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
Warga membeli beras saat kegiatan Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Senin 1 April 2024   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Jelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur bekerjasama dengan Bulog Waingapu kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah bagi masyarakat, Senin 1 April 2024.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian tersebut tampak ramai dipadati masyarakat yang rela mengantri kupon untuk membeli beras jenis medium yang dijual dengan harga Rp 11.500 per kilogram sesuai Ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain beras, warga juga membeli gula pasir yang dijual dengan harga Rp 16.000 per kilogram. Pasalnya harga di pasaran jauh lebih mahal mencapai Rp 18.000 per kilogram.

Ada juga yang membeli sayuran, tomat, bawang merah, telur, serta minyak goreng yang dijual di lokasi Gerakan Pangan Murah tersebut.

Baca juga: Ramadhan 2024, Jadwal Buka Puasa di Kota Kupang Hari Ini Sabtu dan Jadwal Imsak Besok Minggu

Kepada POS-KUPANG.COM, Mama Helmi mengatakan bahwa dirinya rela antri dari pagi untuk mendapatkan kupon agar dapat membeli beras yang harganya terjangkau.

"Saya datang dari jam 07.00 Wita untuk antri kupon, supaya bisa beli beras, karena harganya di pasar sangat mahal sehingga gerakan pangan murah ini kami bisa beli beras yang murah," ungkap Helmi.

Kabid Ketahanan Pangan pada Distan dan Pangan Sumba Timur, Agus Ndapaotu mengatakan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan harga pangan yang terjangkau dan berkualitas.

Disamping itu, ada juga pemberdayaan dari kelompok tani yang dapat memasarkan hasil pertaniannya, serta hasil kerajinan tenun ikat dan pangan lokal juga tersedia.

Harapannya, melalui gerakan pangan murah, masyarakat mendapatkan maanfaat berupa pangan yang terjangkau dan berkualitas, sekaligus berdampak menekan inflasi.

"Kami berharap melalui gerakan pangan murah, semua pihak baik itu masyarakat, kelompok tani dan kelompok usaha mendapatkan manfaat dari gerakan pangan murah, terutama mencapai tujuan menjamin pangan murah, terjangkau, dan berkualitas," pungkasnya. (zee)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved