12 Calon PMI Ditahan
12 Calon PMI Ditahan, Ada yang Niat Ikut Jejak Suami ke Malaysia
takut lantaran baru pertama kali berhadapan dengan polisi, dirinya juga sudah memberikan keterangan di Polres Kupang.
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Sebanyak 12 Calon PMI asal Timor Tengah Selatan Ditahan. Dari 12 calon PMI itu, ada yang berniat untuk mengikuti Jejak Suami ke Malaysia
Niat untuk mengikuti Jejak Suami ke Malaysia kandas, tinggal empat jam sebelum keberangkatan KM Bukit Siguntang dari Pelabuhan Tenau ke Nunukan.
12 Calon PMI asal Timor Tengah Selatan malah gagal berangkat lantaran diamankan Polisi.
Usut diusut mereka ternyata tak punya dokumen pendukung untuk berangkat keluar negeri Malaysia meskipun sudah mengantongi tiket kapal.
Baca juga: Polisi Dalami Keterangan Para Calon PMI Non Prosedural Asal TTS
Akhirnya mereka diboyong ke Polres Kupang untuk diambil keterangan dimana Polisi juga mendalami keterlibatan pihak lain dalam keberangkatan tak resmi mereka ini.
Dua perempuan calon PMI non prosedural asal Kabupaten TTS, YS (19) dan OL (21) mengaku rencana keberangkatan mereka ke Malaysia ini mengikuti Suami mereka.
Saat ditemui Pos Kupang di Kelurahan Oesao Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Senin 1 April 2024, OL (21) mengaku kecewa karena gagal berangkat ke Malaysia.
Dirinya yang baru pertama kali berhadapan dengan hukum seperti ini mengaku takut bahkan dia yang tengah berbadan dua terlihat pucat saat ditemui Pos Kupang.
"Kami takut, kami hanya ikut suami dan hanya bawa KTP dan Kartu Keluarga saja," ujarnya.
Dirinya bahkan dengan jujur mengatakan tak tahu prosedur apa yang harus dilewati karena semuanya diurus suaminya YM, bahkan termasuk nominal uang tiket juga dirinya tak tahu.
Kata dia suaminya sudah bekerja sejak 2021 lalu di Malaysia dan kembali pada November 2023 lalu, kemudian dirinya doajak suaminya ikut ke Malaysia namun dia tak tahu kesana untuk bekerja sebagai apa.
Dirinya sejak malam hari juga terus terjaga dari tidurnya lantaran takut suaminta dipukul polisi bahkan sampai menagis.
Namun beberapa keluarga yang mengetahui kondisi mereka datang ke Oesao bahkan ke Polres Kupang untuk menjenguk sekaligus memberikan penguatan bagi mereka.
Sementara YS (19) mengaku ingin mengikuti jejak suaminya ke Malaysia untuk mencari peruntungan lantaran suaminya sudah pernah bekerja setahun lebih disana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Rumah-arnol-Misa.jpg)