Berita Viral

Berita Viral Temuan Jasad Keluarga Datangi Gudang Apotek di Samarinda, Simak Tuntutan Keluarga

Berita Viral Temuan Jasad Keluarga Datangi Gudang Apotek di Samarinda, Simak Tuntutan Keluarga

Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Berita Viral Temuan Jasad Keluarga Datangi Gudang Apotek di Samarinda, Simak Tuntutan Keluarga
POS-KUPANG.COM/HO-INSTAGRAM
Temuan jasad berbuntut keluarga datangi Gudang Apotek di Samarinda, simak tuntutan keluarga menjadi Berita Viral

POS-KUPANG.COM - Informasi berpesan singkat dimedia sosial instagram menayangkan puluhan keluarga datangi gedung apotek jadi Berita Viral

Ternyata kedatangan puluhan keluarga korban ke Gedung Apotek Kimia Farma di Jalan Pangeran Hidayatullah Samarinda

 lantaran kasus penemuan jasad wanita di dalam gudang masih belum menemui titik terang.

Dalam aksi kali ini, keluarga korban kembali menuntut agar pihak Kimia Farma membuka bukti rekaman CCTV

yang dinilai bisa mengungkap kasus kematian korban yang berinisial BT.

Namun sampai saat ini, bukti rekaman CCTV tersebut ternyata terhapus.

Di tengah aksi dari keluarga korban tersebut, perwakilan keluarga, kepolisian, serta pimpinan dari Kimia Farma Jalan Pangeran Hidayatullah melakukan diskusi

Hal ini agar bisa menemukan titik terang. Alhasil, mereka sepakat untuk menutup sementara Kimia Farma tersebut, sampai kasus tersebut tuntas.

“Kami sangat tegas bahwa apotek ini harus disegel, karena kasus ini masih belum menemukan titik terang,” jelas Markus selaku Penasihat Keluarga Korban, Sabtu pekan lalu.

Lebih lanjut, Markus membeberkan bahwa masih terdapat kejanggalan yang masih belum bisa terungkap hingga sekarang.

Salah satunya akses dari CCTV yang masih belum terbuka, selain itu juga adanya pergantian pimpinan

dari Kimia Farma di Jalan P Hidayatullah, bersamaan dengan kasus saat ini.

“Kami baru tau hari ini, pada sebelumnya pimpinannya tersebut bernama Budi. Tetapi, saat ini diganti dengan Ilham, dapat informasi pimpinannya yang kemarin

pindah ke Jawa. Jadi yang memberikan keterangan saat ini ngawur sekali, karena tidak mengetahui apa-apa,” bebernya.

Kemudian, ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawalan kasus ini

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved