Pilkada 2024
Partai Demokrat Alor Usulkan Nama-nama Calon yang Maju Pilkada Alor, Ada Kader Perempuan
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Alor, Lukas Reiner Atabui mengatakan Partai Demokrat telah mengusulkan sejumlah nama
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Partai Demokrat Kabupaten Alor telah mengusulkan nama-nama yang akan maju di Pilkada 2024.
Usulan ini telah disampaikan ke Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrat (DPD) Provinsi NTT untuk diketahui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat pada Oktober 2023 lalu.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Alor, Lukas Reiner Atabui mengatakan Partai Demokrat telah mengusulkan sejumlah nama, diantaranya ada 1 kader perempuan yang dinilai memiliki potensi untuk maju ke Pilkada Alor tahun 2024.
“Kami di Partai Demokrat Kabupaten Alor punya sejumlah kader. Kader yang akan diusung oleh Partai Demokrat sudah kami kirim nama-namanya ke DPP melalui DPD Provinsi NTT. Nama-mana tersebut ada Pak Merianus Kaat, beliau ini Wakil Ketua DPD Provinsi NTT dan juga salah satu kader terbaik Demokrat. Beliau mempunyai kerinduan untuk memimpin Alor. Kedua ada Pak Denny Lalitan selaku Ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Alor, kemudian ada Pak Abdullah Apa, dan Ibu Naboys Tallo. Ini nama-nama kader yang kami siapkan untuk maju,” ungkapnya Rabu, 20 Maret 2024.
Rey yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Alor periode 2019/2024 mengatakan Demokrat Alor mendorong Naboys Tallo maju, dikarenakan merupakan kader perempuan yang patut diperhitungkan dari hasil Pileg 2024.
“Kita tahu ibu Naboys ini perempuan yang hebat. Beliau saat ini anggota DPRD Alor, dan beliau juga salah satu yang maju dalam perhelatan Pileg 2024, serta memperoleh suara suara pribadi cukup signifikan. Ini sangat bagus bagi kami Partai Demokrat untuk mendorong kader kami maju baik sebagai calon bupati maupun wakil bupati,” ujarnya.
Rey yang telah menjabat 2 periode di DPRD Alor ini, mengatakan dirinya tidak diusulkan dalam Pilkada 2024.
“Kalau saya kemarin tidak diusulkan namanya. Kalau memang regulasi dan mekanisme partai mengizinkan, kemudian kami di internal menyepakati bahwa ada kader internal yang harus didorong ke luar, maka kami siapkan karpet biru. Kalaupun nanti kami tidak ada kader yang siap untuk maju, kembali lagi ke peraturan organisasi terkait Pilkada,” jelasnya.
Terkait pencalonan menuju Pilkada 2024, Rey menyampaikan Partai Demokrat telah bekerjasama dengan 6 - 7 lembaga survey, yang nantinya bisa digunakan oleh bakal calon untuk melakukan survey. (cr19)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Demo di MK, Massa Minta Batalkan Paslon Meki-Deinas di Pilkada Papua Tengah |
![]() |
---|
Pasangan Risma-Gus Hans Ungkap Manipulasi Suara dan Dampak Penyaluran Bansos saat Pilgub Jatim |
![]() |
---|
Penetapan Bupati - Wakil Bupati TTU Tunggu Surat Pemberitahuan Registrasi Sengketa Pilkada dari MK |
![]() |
---|
Bukan Sengketa Pilkada, Ini Alasan Wakil Bupati Belu Terpilih,Vicente Hornai Gonsalves Digugat ke MK |
![]() |
---|
Perwakilan Masyarakat Sikka Adukan Paslon Terpilih ke Bawaslu NTT |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.