Selasa, 5 Mei 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Sabtu 16 Maret 2024, Jagalah Persaudaraan

Pengkhianatan dapat terjadi pada siapa saja dan dilakukan oleh siapa saja. Tetapi akibat pengkhianatan meninggalkan luka yang sangat perih.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Indahnya Persaudaraan 

karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu. ~ayat 3

POS-KUPANG.COM,KUPANG - Renungan Harian Kristen Sabtu 16 Maret 2024, Jagalah Persaudaraan merujuk pada Kitab 2Tesalonika 1:3-12.

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil, Ratapan dan Pengharapan yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Maret 2024. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:

 Di akhir Minggu Sengsara Kelima, dengan tema Pemulihan Diri Dari Pengkhianatan, marilah kita belajar kasih persaudaraan.

Pengkhianatan dapat terjadi pada siapa saja dan dilakukan oleh siapa saja. Tetapi akibat pengkhianatan meninggalkan luka yang sangat perih.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Jumat 15 Maret 2024, Jangan Cinta Uang

Untuk berpulih bukanlah usaha yang mudah. Mungkin ada yang tidak bisa pulih. Untuk itu, marilah kita belajar menata pikiran agar jangan sampai kita menjadi pengkhianat.

Pepatah Ubuntu-Afrika mengatakan, “Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri; jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama”.

Rasul Paulus mengajarkan jemaat untuk wajib (patut, 3b) dan selalu (terus-menerus) bersyukur kepada Allah. Bersyukur untuk apa atau siapa? Bukan untuk diri sendiri.

Bersyukur karena iman sesama anggota jemaat yang makin bertumbuh dan kasih seorang akan yang lain bertambah. Bertumbuh yang dimaksudkan rasul Paulus ialah seperti tanaman, akar iman semakin kuat ke dalam dan ke atas makin menyerupai Kristus.

Bertambah berarti semakin akrab dalam relasi dari semula asing menjadi makin mengenal dan mau menjadi saudara.

Kasih persaudaraan inilah yang menopang jemaat saat terjadi krisis, mampu bertahan dan tetap bersama. Tidak ada pengkhianatan satu kepada yang lain.

LANGKAH IMAN.

Ada banyak orang tidak mampu bersyukur untuk keadaan orang lain. Tetapi, firman Tuhan ini mengingatkan kita, saat kita dipanggil menjadi satu jemaat, satu rayon, satu keluarga, maka saat yang sama sebenarnya kita dipanggil untuk masuk ke dalam ikatan persaudaraan, ikatan yang selalu mendorong kita untuk wajib bersyukur dan mengharapkan pertumbuhan rohani terus terjadi dalam diri kita semua, bukan hanya karena hubungan darah, suku, tetangga, tetapi terutama karena iman dan kasih Kristus bagi kita. Amin! (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved