NTT Memilih
Bawaslu Flotim Diterpa Isu Dugaan Nepotisme Proses Hukum Kades di Solor
Menurut Ernesta Katana, penanganan pelanggaran Pemilu berdasarkan ketentuan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Flores Timur, Nusa Tenggara Timur sedang diterpa isu dugaan nepotisme soal proses hukum Kades Kalike Aimatan, Kecamatan Solor Selatan, Pulau Solor berinisial YJ.
Kades YJ diduga terang-terangan mengajak warga memenangkan satu calon anggota DPD RI, Caleg DPRD NTT, dan Caleg DPRD Flores Timur yang belakangan diketahui dari PDI Perjuangan.
Meski begitu, proses hukum terhadap Kades YJ berjalan lamban. Publik menduga bahwa kelambanan itu karena pengaruh hubungan kekelurgaan dan kedekatan sosial antara Ketua Bawaslu Flores Timur, Ernesta Katana dengan Kades YJ.
Menurut sumber POS-KUPANG.COM, Sabtu, 16 Maret 2024, suami Ernesta Katana adalah sepupunya Kades YJ.
Hubungan sosial antar mereka di Kalike Aimatan disebutnya sangat dekat.
Secara terpisah Ketua Bawaslu Flores Timur, Ernesta Katana, membantah tudingan itu.
Menurut Ernesta Katana, penanganan pelanggaran Pemilu berdasarkan ketentuan.
"Kami melakukan penanganan pelanggaran itu sesuai ketentuan, tidak berdasarkan desakan siapapun. Kasus Kades Kalike Aimatan masih dalam penanganan," ujarnya melalui pesan whatsapp.
Baca juga: NTT Memilih, KPU NTT Sebut Rekapitulasi Hasil Pemilu 2024 Sudah 60 Persen
Dia mengatakan saat ini berada di Jakarta. Wartawan meminta waktu untuk wawancara lebih intens, namun Ernesta sedang mengikuti kegiatan.
"Saya masih kegiatan," balasnya delapan menit setelah pesan pertama terkirim.
Gakkumdu Menunggu Berkas Kasus
Sentra Penegakkan Hukum Terpadu atau Gakkumdu Flores Timur hingga kini masih menunggu pelimpahan berkas Kepala Desa (Kades) Kalike Aimatan, Kecamatan Solor Selatan, Pulau Solor berinisial YJ.
Ketua Tim Penyidik Gakkumdu Flores Timur, Iptu Lasarus Martinus Ahab La'a, mengatakan kasus Kades YJ masih proses klarifikasi di Bawaslu Flores Timur.
"Kalau sudah klarifikasi dan limpahkan ke kita maka langsung sidik. Sejauh ini menunggu dari mereka," ujarnya, Sabtu, 16 Maret 2024.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.