NTT Memilih

Empat Caleg DPRD Kabupaten Kupang Lolos Untuk Empat Periode, Deasy Ballo Ungkap Rahasianya

Dengan itu masyarakat bisa membangun keluarga, pekerjaan, serta memenuhi kebutuhan dan mendapatkan kebahagiaan dalam Keluarga mereka

POS-KUPANG.COM/HO-
Empat caleg yang lolos untuk ke empat kalinya ke DPRD Kabupaten Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI- Usai hasil pleno rekapitulasi KPUD Kabupaten Kupang empat orang caleg dipastikan lolos untuk ke empat kalinya di DPRD Kabupaten Kupang.

Empat caleg tersebut yakni Deasy Ballo dan Johanis Mase dari partai PDIP, Daniel Taimenas dari partai Golkar, dan Anton Natun dari partai Hanura.

Empat nama tersebut saat ini sudah duduk di kursi empuk DPRD Kabupaten Kupang selama 15 tahun dan akan melenggang untuk lima tahun kedepan.

Untuk Pemilu 2024 ini Deasy Ballo memperoleh suara 3541 suara dan menahbiskan dirinya sebagai peraih suara terbanyak caleg di seluruh Kabupaten Kupang dan meraih satu kursi di Dapil 1.

Lalu Johanis Mase yang bertarung di Dapil 2 pada pemilu kali ini meraup suara 2385 dan memuncaki daftar suara terbanyak di Dapil 2.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang saat ini Daniel Taimenas juga kembali meraih kursi dan digadang-gadang kembali memegang palu DPRD usai meraih suara 2691 dan berada di urutan dua perolehan suara se-dapil 4 minus 5 suara dari caleg PBB Saktico Masneno.

Celeg Hanura Anton Natun juga kembali memastikan dirinya untuk periode ke empat usai menjadi pemuncak perolehan suara di aprtai Hanura Dapil 4 dengan perolehan 1926 suara.

Deasy Ballo kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 15 Maret 2024 mengungkapkan rahasianya sehingga dirinya sampai lolos untuk ke empat kalinya ke gedung kerucut Kabupaten Kupang.

Baca juga: NTT Memilih, Hasil Rekapan Nol Begini Penjelasan Ketua KPU Alor

"Ini kedua kalinya saya raih suara terbanyak caleg se-Kabupaten Kupang, kuncinya cuma satu yaitu setia bersama masyarakat," ujarnya.

Hal itu kata dia menjadi poin penting karena kemenangan mutlak dirinya kali ini berkat apa yang sudah dia lakukan sejak bencana seroja kali lalu.

Badai Seroja membuat dirinya sering turun bersama masyarakat melihat keluhan-keluhan mereka bahkan mengawal hingga bantuan tersebut tetap sasar.

Bahkan pada pileg 2019 lalu tempat dirinya tidak mendulang suara satupun disana berkat hadirnya di tengah masyarakat saat bencana seroja dirinya menang mutlak di tempat tersebut tanpa mengeluarkan uang satu rupiah pun.

"Saya pikir itu pekerjaan kemanusian tapi saya tidak pernah bayangkan dapat kemenangan mutlak disana," ungkapnya.

Dirinya menegaskan dirinya selama tiga periode ini betul-betul bekerja dan kosisten berjuang untuk rakyat sehingga hasil yang dia panen kali ini sepadan dengan kinerjanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved