Cuaca Ekstrem

Berita Viral Kondisi Musim Hujan di NTT saat Ibu Hamil Dirujuk dari Puskemas Sulamu ke Kupang

Berita Viral Lokal Kondisi Musim Hujan di NTT saat Ibu Hamil Dirujuk Sari Puskemas Sulamu ke Kupang

|
Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Berita Viral Kondisi Musim Hujan di NTT saat Ibu Hamil Dirujuk dari Puskemas Sulamu ke Kupang
POS-KUPANG.COM/HO-INSTAGRAM
Kondisi musim hujan di NTT saat ibu hamil dirujuk dari Puskemas Sulamu ke Kupang jadi Berita Viral Lokal

POS-KUPANG.COM - Tayangan di media sosial instagram dan menjadi Berita Viral Lokal detik detik saat seorang ibu hamil

dirujuk dari Puskesmas Sulamu dan di bawa ke Kupang - NTT untuk proses melahirkan.

Namun karena kondisi hujan sehingga harus melewati sungai saat bergerak dari wilayah Sulamu menuju ke Kupang - NTT.

Dalam tayangan di Berita Viral Lokal seperti yang dikutip dari akun medsos @Ntt-update memperlihatkan bagaimana

masyarakat bersama para prajurit TNI ikut membantu menyeberangkan ibu hamil di sebuah kali/sungai di wilayah Sulamu Kabupaten Kupang- NTT.

Info di Berita Viral Lokal singkat menyebutkan penyelamatan ibu hamil lewat banjir dariPpuskesmas Sulamu rujuk ke Kupang

Komentar warganet

Pemerintah Kabupaten Kupang dan provinsi???

Abis di omong visi misi sa ma hasil nol

Dari tahun ke tahun penyelamatan begini selalu TNI dan Masyarakat ... Salut untuk TNI  pemerintah ...tolong ... Jgn hanya tutup mata... Ini bukan hal yang baru terjadi sehingga harus di rencanakan lagi...ini hal yang dari dulu sampe sekarang masih terus terjadi ...

Dana besar yang masuk untuk kabupaten tapi bisa ko pemerintah sonde bisa buat jembatan ni  uang dong lari pimana oo..

Ini jembatan su rusak lama ma, pemerintah hanya rugi 2 uang koin untuk tutup telinga 

Berita ini tertutupi dgn segala berita tentang pemangku kekuasaan yg saling memperebutkan kursi empunya.

su mau jalan 3tahun it jembatan sn tau jadi⊃2; ktg yg mau pulang libur ju hrus pkir panjang gra2 tkt lwt itu kali

Faktor penyebab tingginya angka kematian ibu dan bayi di NTT salah satunya akses masyarakat akan fasilitas kesehatan yang sangat minim apalagi bagi saudara2 kita di daerah terpencil. Semoga dgn bgni pemerintah dapat mengambil tindakan yang efektif.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved