Berita Kabupaten Kupang

Jembatan Termanu Mulai Miring, Camat Amfoang Barat Daya Minta Perhatian Pemerintah Provinsi

Salah satu tiang jembatan di bagian ujung menuju Manubelon tempak bergeser dan membuat jembatan tidak lurus lagi malahan ada satu bagian yang menurun.

POS-KUPANG.COM/HO
Jembatan Termanu di Desa Manubelob Amfoang Barat Daya yang mulai miring 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Jembatan Termanu di pesisir utara Kabupaten Kupang terpatnya di Desa Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya mulai miring akibat dihantam banjir sejak tiga hari lalu.

Salah satu tiang jembatan di bagian ujung menuju Manubelon tempak bergeser dan membuat jembatan tidak lurus lagi malahan ada satu bagian yang menurun.

Kendaraan roda empat juga mulai was-was melintas apalagi bagian oprit yang baru saja diperbaiki akhir tahun 2023 lalu juga sudah perlahan terkikis.

Melihat kondisi ini Camat Amfoang Barat Daya Yonathan Natun, Kamis 14 Maret 2024 angkat bicara. Menurut dia persoalan Jembatan Termanu dan Kapsali seharusnya diprioritaskan Pemprov NTT karena dia jembatan itu merupakan pintu masuk utama menuju Amfoang.

"Kondisi saat ini Jembatan Termanu terjadi kemiringan kemungkinan terjadi pergeseran tiang bagian bawah. Sementara di jembatan Kapsali banjir beberapa hari ini mulai perlahan mengikis badan jalan dan menumbangkan dua tiang listrik disana," jelasnya.

Dirinya secara jelas meminta kehadiran pemerintah tingkat atas disana sebab kedua jembatan itu sangat vital bagi masyarakat Amfoang.

Saat ini masyarakat hanya bisa berdoa dan berharap agar Pemprov NTT bisa menyikapi perbaikan jembatan tersebut.

Dirinya juga menyarankan dilakukan normalisasi terhadap kedua sungai tersebut sebab saat ini alur sungai sudah berpindah jauh dari jalur sungai sehingga membuat banjir perlahan mengikis tiang jembatan dan merusaknya.

Bahkan bila tidak dilakukan normalisasi maka pekerjaan perbaikan jembatan menurut Yon Natun akan sia-sia dan buang anggaran karena nanti bila terjadi banjir lagi akan kembali merusak jembatan yang sudah dibangun.

Baca juga: BREAKING NEWS: Rumah Tertimpa Pohon di Oelfatu Kabupaten Kupang, Satu Anak Meninggal Dunia

"Kami minta tim teknis dari PU Provinsi turun lihat Jembatan Termanu supaya lihat secara langsung, kami takut masyarakat menjadi korban," tambahnya.

Sementara Bupati Kupang Korinus Masneno beberapa waktu lalu menyampaikan usulan perbaikan kedua jembatan sudah disampikan ke Pemprov  NTT lewat proposal.

Namun mereka hanya sebatas mengusulkan karena perbaikan jembatan ini kewenangan pemprov dan juga pemerintah pusat. (ary)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved