Munas Golkar 2024
Ray Rangkuti Meramal: Presiden Jokowi Bakal Cawe-cawe di Munas Golkar Tapi Bukan untuk Airlangga
Presiden Jokowi yang kini makin menempel ke partai berlambang pohon beringin, bukan berarti ingin menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Presiden Jokowi yang kini makin menempel ke partai berlambang pohon beringin, bukan berarti ingin menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Presiden Jokowi lakukan itu untuk satu nama yang dipandang cocok menggantikan Airlangga Hartarto.
Jadi nanti pada Munas Partai Golkar itu, Presiden Jokowi akan cawe-cawe lagi. Cawe-cawe itu untuk mendukung Bahlil Lahadalia menjadi ketua umum menggantikan Airlangga Hartarto.
Prediksi tersebut disampaikan Pengamat Politik yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti sebagaimana dikutip Pos-Kupang.Com dari Tribunnews.com, Selasa 12 Maret 2024.
"Kalau Bahlil ingin menjadi Ketua Umum Golkar, maka besar kemungkinan ia didukung oleh Pak Jokowi. Dan yang didukung Pak Jokowi, masih dapat aroma nama Pak Jokowi," ujar Ray Rangkuti.
Saat ini Bahlil Lahadalia adalah orang dekat Presiden Jokowi. Ia sedang mengemban tugas sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Penanaman Modal.
Nanti, Bahlil disebut-sebut akan bersaing dengan Airlangga Hartarto yang jadi Ketua Umum Partai Golkar pada munas mendatang . "Akan ada persaingan yang cukup kuat antara Bahlil dengan Airlangga," ujarnya.
Dikatakannya, saat ini Presiden Jokowi membutuhkan pegangan partai setelah tidak tak lagi menjabat sebagai presiden. Dan, partai tersebut, adalah Golkar.
“Jadi, antara kedua tokoh ini, besar kemungkinan Pak Jokowi akan lebih mendorong Bahlil. Bibit dukungan Pak Jokowi adalah 60 persen untuk Bahlil dan 40 persen untuk Airlangga," imbuhnya.
Beberapa nama yang digadang-gadang akan maju sebagai Ketua Umum Partai Golkar, yakni Bambang Soesatyo atau Bamsoet, Airlangga Hartarto, Bahlil Lahadalia Agus Gumiwang Kartasasmita.
Bamsoet mengatakan, dirinya siap untuk maju menjadi kandidat ketua umum Partai Golkar dalam Munas Desember 2024 mendatang.
Bamsoet mengungkapkan, ada tiga nama lain masuk sebagai bursa calon Ketua Umum Golkar, selain dirinya.
Baca juga: Airlangga Hartarto: Program Makan Siang Gratis Berbiaya Rp 15.000 Per Anak, Belum Termasuk Susu
"Ya ada setidaknya santer 4 suara yang muncul di permukaan yang akan bertarung di forum Munas tahun ini," ungkap Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 8 Maret 2024.
"Ada Pak Airlangga sendiri, ada Pak Agus Gumiwang, ada Pak Bahlil, ada saya," ujarnya menambahkan.
Ketua MPR RI itu menuturkan, dirinya akan menyiapkan Munas usai pengumuman hasil Pemilu 2024.
"Ya kita banyak berdoa semoga hasil pemilu ini sesuai dengan harapan kita semua. Presiden dilantik dengan, suasana politik kondusif, nah baru kita bicara tentang Munas," imbuh Bamsoet. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
Presiden Jokowi
Ketua Umum Partai Golkar
Airlangga Hartarto
Bahlil Lahadalia
Direktur Lingkar Madani Indonesia
Pengamat Politik
Ray Rangkuti
Aburizal Bakrie Tak Percaya, Presiden Jokowi Mau jadi Ketua Dewan Pembina Golkar |
![]() |
---|
Sudah Diramalkan, Presiden Jokowi Bakal Gabung ke Golkar Sebelum Desember 2024 |
![]() |
---|
Aburizal Bakrie: Ada Jalan Pintas Bagi Jokowi Kalau Mau Jadi Ketua Umum Golkar |
![]() |
---|
Politisi PDIP Bicara Soal Wacana Jokowi Membelot ke Golkar: Yang Butuh Itu Jokowi, Bukan Golkar |
![]() |
---|
Diwacanakan Jadi Ketua Umum Partai Golkar, Gibran: Aneh-aneh Aja, Banyak Senior Kok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.