Kabar Artis

Hotman Paris Kembali Bereaksi, PPN Jadi Naik 12 Persen Tahun Depan : Pajak Naik Lagi, Hai Kau Kau!

Menurut Hotman Paris, naiknya tarif PPN jadi 12 persen akan berdampak pada naiknya harga jual berbagai macam produk dan jasa yang dirasakan rakyat

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
TRIBUNNEWS.COM
MERADANG - Hotman Paris kembali meradang dengan rencana pemerintah menaikkan tarif PPN 12 persen, dampaknya meluas dirasakan seluruh rakyat Indonesia. 

Diketahui memang tidak semua jenis hiburan akan dikenakan kenaikan Pajak Hiburan.

Hanya jenis hiburan tertentu yang menjadi target kenaikan pajak sebesar 40 hingga 75 persen seperti bar, kelab malam, diskotik, karaoke dan mandi uap.

Namun tetap saja Hotman Paris, Inul Daratista, Rudy Salim dan Ahmad Dhani berpendapat kenaikan tersebut terlalu tinggi tidak seperti negara Thailand yang pajaknya cuma 5 persen.

Berikut TribunJatim.com merangkum beberapa publik figur yang menyampaikan pendapatnya soal wacana kenaikan pajak ini:

1. Hotman Paris

Pengacara kondang Hotman Paris yang juga memiliki tempat hiburan di beberapa daerah seperti Jakarta dan Bali juga keberatan soal kenaikan pajak ini.

Ia pun terus memperjuangkan agar tarif kenaikan Pajak Hiburan tidak terlalu tinggi dengan menyurati Menko Luhut.

Hotman mengatakan, idealnya tarif pajak hiburan di Indonesia berkisar di angka  5 persen saja seperti yang diterapkan negara tetangga seperti Thailand guna menarik wisatawan.

Baca juga: Padahal Harta Berlimpah, Hotman Paris Justru Ditolak Dua Wanita Cantik Ini

"Pajak idealnya seperti di Bangkok, 5 persen ya. Karena itu dari total gross. Ibaratnya gini loh. Pajaknya itu kan biasanya dari keuntungan dipotong biaya. Itu prinsip pajak," ujar Hotman Paris.

Bahkan suami Agustianne Marbun ini berniat untuk memindahkan semua pendapatnya ke Dubai.

2. Inul Daratista

Inul Daratista belakangan ini konsen memprotes wacana kenaikan pajak hiburan sebesar 40 hingga 75 persen.

Sebab hal itu akan memicu tempat karoke-nya gulung tikar karena keberatan dengan pajak yang dinilai terlalu tinggi.

Selain merugikan dirinya, Inul menilai akan banyak pihak yang kena imbasnya jika tempat karoke-nya gulung tikar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved