DAS Benenai Meluap

DAS Benenai Meluap, Rendam 70 Hektar Lahan Pertanian dan Tambak Desa Motaain

banjir ini disebabkan hujan yang turun tanpa henti. Apalagi sampai menyebabkan terjadi luapan banjir di DAS Benenai. 

Penulis: Novianus L.Berek | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA 
Kepala Desa Motaain, Ambrosius Klau bersama usai banjir. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Malaka selama dua hari tanpa henti dari Minggu pagi 10 Maret hingga Senin 11 Maret pukul 03.00 dini hari  menyebabkan terjadi luapan banjir dari DAS Benenai.

Luapan banjir dari DAS Benenai ini yang menghantam rumah warga dan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Malaka Barat khususnya di Desa Sikun, Desa Fafoe, Desa Oan Mane, dan Desa Motaain.

Khususnya untuk Desa Motaain, lahan pertanian diperkirakan 70 hektar baik lahan sawah maupun lahan jagung milik warga ditambah 2 hektar tambak milik warga ikut bocor. 

Kepala Desa Motaain, Ambrosius Klau menyampaikan ini kepada POS -KUPANG.COM, Senin 11 Maret 2024. 

Baca juga: Pemilu 2024, KPU Malaka Gelar Rapat Pleno Terbuka

Menurut Ambrosius, wiilayah pemukiman kedesaan Motaain semuanya terendam banjir. 

"Sementara perangkat desa mendata rumah - rumah warga yang terendam banjir," jelas Ambrosius. 

Dikatakan Ambrosius, jumlah penduduk Desa Motaain sekitar 219 Kepala Keluarga (KK) dan jumlah jiwa sekitar  981 orang. 

Camat Malaka Barat, Remigius Bria, SH menyampaikan banjir ini disebabkan hujan yang turun tanpa henti. Apalagi sampai menyebabkan terjadi luapan banjir di DAS Benenai. 

"Sesuai informasi yang saya peroleh,  banjir tersebut turun sekitar pukul 03.00 dini hari tadi. Oleh karenanya bisa dipastikan rumah dan lahan pertanian warga ikut terendam banjir tersebut," kata Remigius. 

Kata Remigius, pihaknya sedang meminta data-data kerusakan akibat luapan banjir tersebut untuk dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Malaka.

"Saat ini, saya masih menunggu laporan dari para kepala untuk memastikan berapa rumah dan lahan pertanian yang rusak akibat banjir tersebut," tuturnya. 

Update wilayah desa yang terendam banjir di wilayah Kecamatan Malaka Barat, yakni Desa Sikun, Desa Fafoe, Desa Oan Mane, dan Desa Motaain. (nbs)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved