Jumat, 15 Mei 2026

Berita NTT

Besok, Dinas Dikbud NTT Gelar Makan Siang Gratis di SMAN 11 Kupang 

Peluncuran program makan siang gratis ini ditandai dengan penyerahan kudapan pangan lokal kepada 22 perwakilan siswa sesuai jumlah kabupaten di NTT

Tayang:
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Launching makan siang bersama yang digagas oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi di SMAN 1 Amarasi Barat Kabupaten Kupang, Selasa 20 Februari 2024.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dinas Dikbud NTT akan menggelar program makan siang gratis di SMAN 11 Kupang di Kelurahan Kolhua, Kota Kupang, Provinsi NTT

Rencananya kegiatan itu akan berlangsung pukul 09.15 WITA di SMAN 11 Kupang

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Dikbud NTT, Linus Lusi, Minggu (3/3/2024) dalam surat undangan yang ditujukan kepada POS-KUPANG.COM untuk menghadiri acara itu. 

"Esok Jam 09.15 wita, makan siang gratis (di) SMAN 11 Kolhua kota Kupang," tulis undangan itu kepada Pos Kupang, Minggu malam. 

Linus Lusi tidak menjelaskan lebih jauh mengenai hal itu. Namun, SMAN 11 Kupang menjadi sekolah kedua di NTT yang melakukan kegiatan makan siang gratis

Pada 20 Februari 2024 lalu, peluncuran program itu berlangsung di SMAN 1 Amarasi Barat Kabupaten Kupang. Linus Lusi hadir langsung dan melaunching program tersebut. 

Peluncuran program makan siang gratis ini ditandai dengan penyerahan kudapan pangan lokal kepada 22 perwakilan siswa sesuai jumlah kabupaten di NTT.

Pangan lokal ini juga cukup lengkap seperti jagung rebus, pisang rebus, singkong, juga ada olahan jagung pulut yang ditumbuk lalu dibungkus dengan daun jagung, ketupat, dan juga telur rebus.

Baca juga: Jokowi Kumpulkan Menteri Bahas Program Makan Siang Gratis

Linus Lusi mengatakan, makan siang bersama yang dicetuskan oleh Dinas Dikbud Provinsi NTT tidak jauh berbeda dengan program Prabowo-Gibran yakni merebut masa depan generasi penerus yang sehat jasmani dan rohani.

"Ini pertama kalinya di Indonesia dan Dinas Pendidikan yang buat ini dan melakukan pola-pola seperti ini. Ini pola awal dan sama-sama menyadarkan ini adalah pola kolaborasi bukan sehat secara mental dan ilmu tapi secara fisik juga untuk menunjukan generasi yang baik di sisi pergizian," ujarnya. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved