Kamis, 23 April 2026

Berita Timor Tengah Selatan

Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan Minta Umat Katolik Dukung Pemerintah

bagaimanapun pemerintah tidak bisa berbuat banyak jika gereja dan umat tidak menopang dan membantu pemerintah

Penulis: Adrianus Dini | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ADRIANUS DINI
Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan Minta Umat Katolik Dukung Pemerintah Tuntaskan Masalah Stunting dan Miskin Ekstrim. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adrianus Dini

POS-KUPANG.COM, SOE - Penjabat Bupati Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si meminta umat katolik di Kabupaten Timor Tengah Selatan membantu Pemerintah Daerah dalam memberantas kasus stunting, miskin ekstrim, inflasi dan kekurangan pangan akibat gagal panen yang disebabkan dampak elnino saat ini.

Hal itu diungkapkan Penjabat Bupati Timor Tengah Selatan, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si saat menghadiri Hari Studi 100 Tahun Konferensi Waligereja Indonesia Tingkat Keuskupan Agung Kupang di Gereja Santa Maria Mater Dolorosa Soe, Rabu 28 Februari 2024.

Edison Sipa mengatakan, saat ini masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan menghapi banyak permasalahan.

"Ada banyak persoalan yang kita hadapi saat ini yaitu terkait masalah stunting, inflasi ekonomi dan kemungkinan gagal panen akibat dampak elnino yang dapat berujung pada kekurangan pangan. Hal ini membuat masyarakat tak berdaya," ungkapnya. 

Baca juga: Bimas Katolik Kantor Kemenag Timor Tengah Selatan Gelar Pembinaan Penyuluh Agama Katolik

Pada momen kegiatan kerohanian tersebut, dirinya mengajak umat di Paroki Santa Maria Mater Dolorosa Soe untuk membantu Pemda dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.

"Bagi imam, biarawan, suster dan umat agar dalam menyikapi situasi di mana masyarakat kita mengalami berbagai krisis, hendaknya dapat membantu pemerintah untuk menuntaskan berbagai persoalan yang ada karena bagaimanapun pemerintah tidak bisa berbuat banyak jika gereja dan umat tidak menopang dan membantu pemerintah," tandasnya. 

Untuk maksud tersebut, Sipa mengharapkan agar dalam kegiatan kerohanian yang ada dapat didiskusikan sejumlah permasalahan tadi.

Dia juga menyampaikan selamat melaksanakan kegiatan kerohanian yang dimaksud bagi umat Katolik.

"Atas nama masyarakat dan pemerintah kami menyampaikan selamat melaksanakan Hari Studi 100 Tahun Konferensi Waligereja Indonesia Tingkat Keuskupan Agung Kupang demi terwujudnya ketakwaan dan iman yang baik kepada Tuhan. Tentunya pemerintah tetap mendukung berbagai kegiatan kerohanian baik oleh umat katolik, muslim, protestan, hindu maupun budha," katanya.

Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari. Terhitung sejak Rabu 28 Februari 2024 hingga Jumat 1 maret 2024. (din)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved