KKB Papua

KKB Papua Intai Pembangunan Puskesmas Maybrat, Pelaku Diduga Anak Buah Manfred Fatem

Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua kembali melancarkan tindakan yang mengancam keselamatan. Mereka mengintai pembangunan puskesmas Maybrat.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
INTAI PEKERJA – Tiga anggota KKB Papua dipergoki sedang mengintai pelaksanaan proyek pembangunan Puskesmas Maybrat di Papua Barat Daya. Kuat dugaan, ketiga pelaku tersebut hendak melakukan penyerangan terhadap para pekerja. 

POS-KUPANG.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua kembali melancarkan tindakan yang mengancam keselamatan. Namun sebelum melancarkan aksinya, mereka keburu dipergoki prajurit TNI Polri saat sedang mengamati pelaksanaan pembangunan gedung Puskesmas Maybrat, Papua Barat Daya.

Fakta tersebut diungkapkan Dansatgas Yonif 133/YS Letkol Inf Andhika Ganessakti kepada awak media, Selasa 27 Februari 2024. Kabar tersebut belakangan ini viral di jagat maya.

Disebutkan bahwa para pelaku yang dipergoki mengintai pelaksanaan proyek tersebut, sebanyak tiga orang. Ketiga oknum tersebut diduga merupakan anak buah Manfred Fatem.

Diduga kuat, ketiga anggota KKB Papua tersebut sesungguhnya bukan hanya melakukan pengintaian, tetapi juga hendak melakukan penyerangan. Mereka diduga hendak menyerang lokasi pembangunan gedung puskesmas tersebut.

"Iya untuk ketiga orang tersebut diduga kuat bagian dari kelompok Manfred Fatem," kata Dansatgas Yonif 133/YS Letkol Inf Andhika Ganessakti.

Saat ini, katanya, pihaknya masih terus melakukan pengejaran. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan pengawasan dan patroli di sekitar lokasi pengerjaan proyek tersebut.

"Satgas Yonif 133/YS masih terus melaksanakan berbagai upaya pengejaran terhadap pelaku. Satgas dalam hal ini berupaya terus melakukan yang terbaik dan tentunya terus meningkatkan kewaspadaan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, KKB Papua hendak melakukan penyerangan di lokasi proyek pembangunan puskesmas. Akan tetapi niat jahat KKB Papua tersebut digagalkan anggota TNI. Penggagalan itu diwarnai dengan sempat terjadinya kontak tembak antara prajurit TNI Polri dengan anggota Kelompok Separatis Teroris tersebut.

Kontak tembak terjadi di Kampung Ayata, Distrik Aifat Timur Tengah, Maybrat pada Kamis 22 Februari 2024 sekitar pukul 12.00 WIT. TNI yang tergabung dalam Yonif 133/Yudha Sakti menghalau aksi KKB tersebut.

Baca juga: Selandia Baru Puji Cara Polisi Tangani Kasus Penyanderaan Pilot Susi Air oleh KKB Papua

"Pasukan Yudha Sakti berhasil menggagalkan aksi penyerangan yang akan dilakukan oleh KKB wilayah Kodap IV/Sorong Raya," kata Dansatgas Yonif 133/YS Letkol Inf Andhika Ganessakti dalam keterangannya, Minggu 25 Februari 2024. (*)

Ikuti Pos-Kupang,Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved