Sabtu, 11 April 2026

Berita Manggarai

Tertimpa Longsor, Ruang Kelas SD di Kabupaten Manggarai Jebol

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu ruang belajar tidak bisa digunakan karena dipenuhi material tanah longsor.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
Ruang Kelas SDI Labang Puni di Kecamatan Ruteng tertimpa longsor pada Rabu 21 Februari 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar 

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tembok penahan tanah atau TPT di SDI Labang Puni, Desa Belang Turi Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai ambruk, pada Rabu 21 Februari 2024.

Akibatnya, satu ruang kelas di SDI tersebut jebol dan dipenuhi material longsor. Guru di sekolah tersebut, Agustinus Jata mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23:15 wita.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 23.15 wita," ungkap Agustinus, Kamis 22 Februari 2024.

Hal ini disebabkan tingginya curah hujan menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) yang dibangun tahun 2023 tepatnya di belakang sekolah itu, tidak mampu menahan longsor

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu ruang belajar tidak bisa digunakan karena dipenuhi material tanah longsor.

Hingga kini, ruang kelas yang mengalami rusak berat dan dipenuhi material tanah longsor belum dibersihkan karena tidak adanya peralatan yang memadai.

"Ruangan yang rusak itu milik anak-anak kelas 1. Untuk saat ini tidak bisa digunakan dan anak-anak menggunakan gedung yang lama," katanya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak sekolah terpaksa meliburkan KBM anak anak menghindari jika ada longsor susulan.

"Selain itu, KBM hari ini tadi tidak lanjut, anak-anak kami suruh pulang takutnya ada longsor susulan," sambungnya.

Terkait musibah itu, Agustinus menyebut pihak SDI Labang Puni sudah melaporkan kejadian longsor tersebut ke pemerintah desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai.

"Kita sudah laporkan keajadian tersebut ke dinas terkait. Berharap Pemkab Manggarai bisa membantu untuk mengurangi kerusakan-kerusakan pada ruang kelas lain," tutupnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved