Selasa, 28 April 2026

Artikel Pendidikan

Pendidikan Kota Kupang Alami Perubahan Revolusioner Lewat Buku Digital Pendidikan Lingkungan

Proyek inovatif ini berada di bawah naungan Indonesian Education Promoting Foundation (IEPF) dan didukung oleh Japan International Cooperation Agency

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO-IEPF
Foto bersama tim IEPF dan Dinas Pendidikan Kota Kupang di SDI Bertingkat Kelapa Lima, Selasa, 20 Februari 2024. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kota Kupang provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami perubahan revolusioner dalam pendidikan melalui pengembangan buku digital pendidikan lingkungan pada Proyek SDGs Buku Digital Pendidikan Lingkungan yang dipelopori oleh para guru sebagai bagian dari tim pengembang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Proyek inovatif ini berada di bawah naungan Indonesian Education Promoting Foundation ( IEPF ) dan didukung oleh Japan International Cooperation Agency (JICA).

Para guru yang tergabung dalam tim pengembang buku digital pendidikan lingkungan di Kota Kupang menampilkan peran yang krusial dalam upaya mengadaptasi kurikulum pendidikan dengan teknologi mutakhir.

Baca juga: IEPF Gelar Seminar Tindak Lanjut Pelatihan ke Jepang di Kota Kupang NTT

Dalam diskusi yang digelar Selasa, 20 Februari 2024 bersama Ms. Yuko Ishibashi, wakil manajer proyek IEPF, yang dilakukan di SDI Bertingkat Kelapa Lima, para guru mengutarakan melalui kolaborasi yang erat antar-guru, mereka berhasil menghasilkan materi-materi ajar yang interaktif dan relevan dengan isu-isu lingkungan terkini di Kota Kupang, terutama terkait pengelolaan sampah di lingkungan terdekat, penghematan air, dan pemanfaatan tanah di lingkungan sekitar.

Peran aktif para guru dalam tim pengembang tidak hanya memperkaya materi pembelajaran, tetapi juga memastikan bahwa konten yang disajikan sesuai dengan konteks lokal dan kebutuhan pendidikan di Kota Kupang.

Diskusi IEPF dan guru serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Kupang
Wakil manajer proyek IEPF, Ms. Yuko Ishibashi (kanan) saat berdiskusi dengan para guru dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Kupang di SDI Bertingkat Kelapa Lima Selasa, 20 Februari 2024.

Hal ini menciptakan kesempatan bagi para siswa untuk belajar sambil menerapkan pembelajaran di lingkungan sekitarnya. Transformasi pendidikan yang mereka ciptakan bukan hanya mencakup peningkatan kualitas materi pembelajaran, tetapi juga mengubah paradigma belajar mengajar menjadi lebih dinamis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Keunggulan dari buku digital pendidikan lingkungan ini terletak pada pendekatan yang menarik bagi para pelajar, di mana pembelajar saat ini dekat dengan gawai. Bukan hanya menyajikan informasi secara teoritis, tetapi juga memperlihatkan konsep-konsep lingkungan melalui animasi, video, serta permainan edukatif yang memikat. Hal ini tidak hanya membuat materi pembelajaran lebih menarik, tetapi juga memicu kreativitas serta daya nalar siswa dalam memahami isu-isu lingkungan.

Kepedulian para guru terhadap pendidikan lingkungan ini bukan sekadar memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai keberlanjutan dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.

Hal ini dilakukan melalui sosialisasi dan praktek langsung upaya mengurangi jumlah produksi sampah melalui pemilahan sampah di lingkungan sekolah dengan maksud menumbuhkan kepekaan masyarakat sekolah akan pentingnya masalah lingkungan. Melalui upaya sederhana yang dilakukan oleh guru dan siswa di sekolah, mereka memberikan contoh nyata betapa peran guru sangat penting dalam menciptakan perubahan positif dalam dunia pendidikan.

Wakil manajer proyek IEPF, Ms. Yuko Ishibashi
Wakil manajer proyek IEPF, Ms. Yuko Ishibashi saat berdiskusi dengan para guru dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Kupang di SDI Bertingkat Kelapa Lima Selasa, 20 Februari 2024.

Keterlibatan para guru dalam tim pengembang buku digital ini juga membawa manfaat tidak hanya bagi lingkungan pendidikan, namun juga bagi pribadi masing-masing guru tersebut.

Dampak yang dirasakan para guru terutama perubahan sudut pandang mereka terhadap masalah sampah. Wawasan baru terkait hubungan sampah, air, tanah, dan kondisi sosial menyadarkan para guru tentang pentingnya mengajarkan pengelolaan lingkungan yang baik kepada para siswa.

Meskipun dihadapi dengan beragam tantangan, diharapkan inisiatif yang telah dilakukan oleh para guru tim pengembang ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi titik awal menuju perubahan budaya masyarakat Kota Kupang yang lebih peduli terhadap lingkungan kedepannya. Serta dapat menginspirasi banyak guru untuk terampil dalam menyikapi perubahan zaman melalui pendidikan yang berkualitas. (adv/*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved