Timor Leste

Timor Leste Siap-siap Menerima Kunjungan Paus Fransiskus

Paus Fransiskus diperkirakan akan mengunjungi negara itu pada bulan Agustus tetapi tanggalnya belum dikonfirmasi

Editor: Agustinus Sape
MIGUEL A. LOPEZ/POOL VIA ABCNEWS.GO.COM
Paus Fransiskus menghadiri Jalan Salib bersama kaum muda di Meeting Hill di Parque Eduardo VII di Lisbon, Portugal, Jumat 4 Agustus 2023. Paus dijadwalkan melakukan kunjungan ke Timor Leste pada bulan Agustus 2024. 

POS-KUPANG.COM - Utusan Vatikan di Timor Leste memuji "persiapan luar biasa" yang dilakukan pemerintah untuk "kemungkinan" kunjungan Paus Fransiskus pada bulan Agustus ke negara kecil yang mayoritas penduduknya beragama Katolik itu, kata sebuah laporan.

Monsignor Marco Sprizzi, kuasa usaha di Nunsiatur Apostolik di Timor Leste, memuji pemerintah atas persiapannya dan menekankan perlunya “keseimbangan yang adil” dengan kesehatan Paus, Radio Veritas Asia (RVA) melaporkan pada 14 Februari 2024.

Sprizzi menyampaikan pernyataan tersebut ketika berbicara kepada para wartawan pada 12 Februari setelah pertemuan dengan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Istana Kepresidenan di Dili, RVA melaporkan mengutip kantor berita berbahasa Portugis, Lusa.

“Paus mempunyai harapan dan kegembiraan dalam mempersiapkan kunjungan ini,” kata Sprizzi.

“Kemungkinan kunjungan Bapa Suci ke Timor Leste sedang dalam persiapan. Kami belum bisa memastikan tanggalnya; akan diumumkan oleh Takhta Suci bersama pemerintah, namun bukan rahasia lagi bahwa kami sedang mempersiapkan kemungkinan kunjungan ini,” Sprizzi ditambahkan.

Pada minggu terakhir bulan Januari, delegasi Vatikan mengunjungi Timor Leste untuk memeriksa lokasi yang diperkirakan akan dikunjungi Paus Fransiskus dan mengadakan pertemuan dengan pihak berwenang Timor Leste, kata Sprizzi.

“Kami berterima kasih atas pekerjaan besar, kompeten, dan efisien yang dilakukan pada kunjungan Paus ke Timor Leste,” Sprizzi menekankan.

Sprizzi mengatakan bahwa otoritas pemerintah terorganisir dengan baik untuk acara tersebut sehingga mereka dapat mencapai “keseimbangan kegiatan yang tepat,” dengan mempertimbangkan kesehatan Paus Fransiskus.

“Semuanya diatur dengan baik sehingga Paus dapat memiliki keseimbangan aktivitas dan istirahat yang tepat sehingga ia dapat pulih, sehingga ia memiliki kekuatan fisik dan intelektual untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Sprizzi.

Paus Fransiskus akan menjadi Paus kedua yang mengunjungi Timor Leste setelah Paus Yohanes Paulus II yang mengunjungi negara tersebut pada tahun 1989.

Paus Fransiskus akan menyampaikan “pesan Injil” ke Timor Leste beberapa hari sebelum kunjungan Bapa Suci, membahas situasi yang berkaitan dengan masyarakat Timor dan wilayah tersebut, kata Sprizzi.

Sekitar 97 persen dari sekitar 1,4 juta penduduk Timor Timur menganut agama Katolik dan tersebar di Keuskupan Agung Dili, serta Keuskupan Baucau dan Maliana.

Sekitar 42 persen orang hidup dalam kemiskinan di tengah kurangnya pendidikan dan pekerjaan meskipun negara ini kaya akan sumber daya mineral seperti gas dan minyak, menurut Program Pembangunan PBB.

Selain Timor Leste, Paus Fransiskus juga diperkirakan akan mengunjungi beberapa negara Asia termasuk Indonesia, Singapura, Papua Nugini, dan mungkin Vietnam, RVA melaporkan.

(ucanews.com)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved