Sabtu, 11 April 2026

Berita Alor

Mesin Rusak di Perairan Pureman Alor, Dua Nelayan Asal Timor Leste Diselamatkan Warga

Kedua nelayan asal RDTL tersebut mengalami kerusakan mesin, dan ditemukan pada Sabtu,17 Februari 2024 malam oleh warga.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Kapospol Peitoko, AIPDA Gerson Eliezer Bau berpose bersama dua nelayan RDTL Antonio Dias (23) dan Karlos Dias (16) dan warga setempat sebelum dipulangkan ke negara asal. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KALABAHI - Dua nelayan asal Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Antonio Dias (23) dan Karlos Dias (16) asal Liquica, Maubara, Dair, ditemukan oleh nelayan di Mademang, Desa Langkuru, Kecamatan Pureman, Kabupaten Alor.

Kapal kedua nelayan asal RDTL tersebut mengalami kerusakan mesin, dan ditemukan pada Sabtu,17 Februari 2024 malam oleh warga.

Kapospol Peitoko, AIPDA Gerson Eliezer Bau yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM membenarkan informasi tersebut.

“Dua nelayan asal RDTL ini terdampar di Mademang Desa Langkuru, Kecamatan Pureman. Menurut pengakuan nelayan RDTL ini, mereka berangkat melaut pada hari Jumat, 16 Februari 2024. Di tengah laut mereka (nelayan RDTL) mengalami kerusakan mesin. Keduanya  ditemukan oleh nelayan Desa Langkuru pada Sabtu 17 Februari 2024 lalu dibawa ke darat,” ujar Gerson, Minggu 18 Februari 2024.

Dua nelayan yang terdampar tersebut menginap di rumah warga desa, kapospol bersama warga setempat pun menghubungi keluarga di RDTL

Pada hari Minggu,18 Februari 2024 kapospol bersama warga Desa Langkuru mengantar kedua nelayan tersebut, karena telah dijemput oleh polisi dari RDTL di tengah laut untuk dibawa pulang ke alamat asalnya.

Zakarias Walub salah satu warga Desa yang dihubungi POS-KUPANG.COM, mengatakan keduanya telah berangkat dengan perahu mereka dan warga setempat mengantar ke pantai.

“Mereka sudah ditunggu oleh polisi RDTL di tengah laut dan kami bersama warga lainnya dengan kapospol ada antar sama-sama ke pantai,” kata Zakarias.

Adapun dua nelayan yang terdampar tersebut dalam kondisi aman dan sudah dikembalikan ke negara asalnya. Sebelum diantar ke pantai, dua nelayan tersebut diberi kenang-kenangan selendang tenun oleh warga setempat.(cr19)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved