Pilpres 2024

Ahmad Muzani: Oposisi Boleh, Tapi Prabowo Ingin Rangkul Semua Kekuatan Demi Indonesia

Ahmad Muzani, Sekjen Partai Gerindra angkat bicara terkait pernyataan PDI Perjuangan yang menyebutkan  bahwa akan berada di barisan oposisi

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
OPOSISI BOLEH – Partai Gerindra sangat menghormati sikap partai politik yang ingin menjadi oposisi dalam pemerintahan ke depan. Tapi Prabowo Subianto ingin merangkul semua kekuatan demi Indonesia maju. 

POS-KUPANG.COM – Ahmad Muzani, Sekjen Partai Gerindra angkat bicara terkait pernyataan PDI Perjuangan yang menyebutkan  bahwa akan berada di barisan oposisi untuk pemerintahan pasca Presiden Jokowi.

Pernyataan tentang oposisi tersebut disampaikan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sebagaimana dalam tayangan Kompas.TV di Acara Forum Satu Meja baru-baru ini.

Atas pernyataan Hasto Kristiyanto itulah Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani memberikan respon. Ia menyebutkan bahwa pihaknya memang sangat menghormati sikap PDI Perjuangan tersebut.

Akan tetapi, katanya, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto senantiasa ingin merangkul semua kekuatan, termasuk yang tidak mendukungnya saat pemilihan presiden pada Rabu 14 Februari 2024.

Sikap Prabowo Subianto yang berkemungkinan besar menjadi calon presiden terpilih 2024 ini, kata Ahmad Muzani, merupakan komitmen yang selalu diungkapkannya dalam setiap kesempatan di mana pun Prabowo berada.

Prabowo,  berharap bisa merangkul semua kekuatan di Indonesia, termasuk, kekuatan dari kubu lawan politiknya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

"(PDIP mau oposisi, Red) Sebagai sebuah pernyataan kami menghormati tetapi sekali lagi keinginan Pak Prabowo untuk merangkul semua kekuatan tetap akan kami lakukan," kata Muzani seusai menemani Prabowo Subianto berziarah ke makam Habib Kwitang di Jalan Kembang VI, Kwitang, Jakarta Pusat pada Jumat 16 Februari 2024.

Prabowo juga, lanjut dia, akan menemui tokoh hingga pimpinan partai politik (parpol) kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud, termasuk, tokoh-tokoh yang tidak mendukung Prabowo-Gibran.

"Baru saja beliau juga menyampaikan akan mendatangi para tokoh yang tidak mendukung beliau," katanya.

Saat ini, lanjut Ahmad Muzani, komunikasi dengan pihak kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud sudah mulai terjalin.

Namun, ia tidak menampik bahwasanya komunikasi yang dilakukan masih dalam tahapan awal.

"Komunikasi kami dengan partai-partai di luar koalisi sudah mulai terjalin, meskipun baru tahap awal dan komunikasi itu insya Allah akan terus kita lakukan dengan teman-teman yang ada di pihak 01 dan 03," ucapnya.

Muzani menambahkan Prabowo juga telah meminta kepada jajarannya untuk terus melakukan komunikasi kepada pihak-pihak yang sebelumnya tak mendukung Prabowo-Gibran.

"Pak Prabowo juga meminta kepada kami untuk terus berkomunikasi dengan para pemimpin partai politik dan kekuatan-kekuatan yang kemarin tidak mendukung beliau," pungkasnya.

Calon Presiden nomor urut 01 Anies Baswedan, menghormati pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut partai berlambang banteng moncong putih itu siap menjadi oposisi.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved