Pilpres 2024

Data Sah KPU: Prabowo Gibran 56,8 Persen, Anies-Mahfud 25,23 persen, Ganjar Terendah

Berdasarkan data sah sementara dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI, pasangan calon Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sudah mencapai 30.224.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
DATA SAH KPU – Berdasarkan data sah KPU RI pada Jumat 16 Februari 2024, pasangan Prabowo-Gibran mengoleksi 56,8 Persen, Anies-Mahfud 25,23 persen dan Ganjar seagai pasangan paling rendah. 

POS-KUPANG.COM – Berdasarkan data sah sementara dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI, pasangan calon Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka sudah mencapai 30.224.843 suara atau 56,8 persen dari suara pemilih.

Sementara pasangan Anies BaswedanMuhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin sebanyak 13.427.157 suara sah sementara, atau 25,23 persen.

Sedangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan bersama partai koalisi,  pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Meraih 9.559.888 suara atau sebanyak 17.97 persen dari suara sah yang masuk ke KPU RI.

Jumlah suara sah sementara hasil Pilpres 2024 itu diperoleh dari data resmi Komisi Pemilihan Umum pada Jumat 16 Februari 2024 pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan data dari laman resmi KPU, pemilu2024.kpu.go.id, Jumat 16 Februari 2024 pukul 10.00 WIB, KPU RI sudah menerima laporan dari 417.089 TPS dari total 823.236 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia atau sudah mencapai 50,66 persen suara.

Dari data tersebut, perolehan suara capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka masih unggul dan menempati posisi pertama dibandingkan dengan pasangan calon yang lainnya.

Posisi kedua ditempati pasangan  Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Sementara posisi ketiga adalah pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Pasangan yang diusung PDIP ini berada di posisi ketiga sebagai yang paling bawah.

1. Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar

Anies-Cak Imin memperoleh suara sebanyak 13.427.157 suara, atau 25,23 persen.

2. Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka

Prabowo-Gibran memperoleh suara sebanyak 30.224.843 suara, atau 56,8 persen.

3. Ganjar Pranowo dan Mahfud MD

Ganjar-Mahfud memperoleh suara sebanyak 9.559.888 suara, atau sebanyak 17.97 persen.

                                   Bawaslu: Sirekap KPU Bukan Penentu

Sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) bukan jadi penentu hasil dari keseluruhan jumlah penghitungan suara.

Hal itu merupakan respons Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terhadap masifnya kesalahan input data suara pada Sirekap.

Bawaslu menilai kesalahan input data tersebut tidak wajar.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja memastikan penghitungan suara sah tetap didasarkan pada penghitungan suara secara manual dan berjenjang.

 “Harus kami sampaikan bahwa Sirekap adalah bukan penentu terhadap rekapitulasi."

"Penentunya tetap benar Undang-Undang 7 tahun 2017 adalah manual rekapitulasi,” kata Bagja dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Saat ini Bawaslu tengah mengkaji banyaknya permasalahannya dalam Sirekap.

Namun begitu pihaknya berharap permasalahan dalam sistem milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini tidak terus berlanjut.

Baca juga: Ditemukan Pelanggaran Pemilu 2024, KPU Manggarai Gelar PSU di Enam TPS

Baca juga: TKN Prabowo-Gibran Sangat Yakin Hasil Pilpres 2024: 100 Persen Rakyat Sudah Menang

“Jadi bukan Sirekap, Sirekap alat bantu semoga alat bantu ini tidak menjadi permasalahan, sudah kita temukan ya, tapi kita lagi mengkaji untuk permasalahan Sirekap,” tuturnya.

Sebagai informasi, cara kerja Sirekap menggunakan hasil potret formulir C.

Di mana, hasil yang difoto oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) itu dimasukkan ke dalam aplikasi Sirekap yang kemudian masuk ke dalam server KPU. (*)

 

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved