Pemilu 2024

Prabowo Janji Membentuk Pemerintahan Orang-orang Terbaik

Penghitungan cepat menunjukkan bahwa Prabowo memperoleh sekitar 58 persen suara, cukup untuk memenangkan pemilu presiden dalam satu putaran.

Editor: Agustinus Sape
CNA
Prabowo menyapa para pendukungnya di Istora Senayan Jakarta setelah hitung cepat independen menunjukkan kemenangannya dalam pemilihan presiden, Rabu (14/2/2024). 

Joko Widodo dilarang oleh Konstitusi untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga.

Para kandidat masih dapat menggugat hasil pemilu dan mengajukan permohonan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memerintahkan penghitungan ulang atau meminta KPU mengulangi proses pemungutan suara di beberapa daerah.

Ia memilih dan mengajukan petisi kepada Mahkamah Konstitusi untuk memerintahkan melakukan penghitungan ulang atau meminta KPU mengulang proses pemungutan suara di beberapa daerah.

Kebangkitan Meteorik Prabowo

Kemenangan ini merupakan keberuntungan ketiga kalinya bagi Prabowo, mantan komandan pasukan khusus dengan catatan hak asasi manusia yang buruk.

Meskipun gagal pada tahun 2014 dan 2019 melawan Presiden Joko Widodo yang menang, pencalonannya sebelumnya untuk menjadi presiden menjadikannya kandidat yang paling berpengalaman dan terkenal dalam pemilu kali ini.

Prabowo telah berjanji untuk melanjutkan kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang diusung Presiden Joko Widodo, khususnya rencana ambisius untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta yang padat penduduk dan tercemar ke Nusantara, di wilayah yang dulunya terpencil di provinsi Kalimantan Timur.

Hal ini dan fakta bahwa Prabowo telah memilih putra tertua Jokowi, Gibran, sebagai pasangannya, dipandang sebagai alasan mengapa Prabowo menikmati mosi percaya dari banyak pendukung dan penggemar setia Presiden Joko Widodo.

“Bermitra dengan Gibran memberikan jaminan kepada banyak pendukung Jokowi bahwa Prabowo memang akan melanjutkan program-program seperti bantuan tunai langsung dan pembangunan infrastruktur,” kata Burhanuddin Muhtadi, peneliti tamu di Program Studi Indonesia di ISEAS-Yusof Ishak Institute, kepada CNA.

“Bagi masyarakat (latar belakang) berpendapatan rendah yang jumlahnya jutaan, program bantuan langsung tunai dari Jokowi sangat membantu.”

Burhanuddin mencatat bahwa saingan Prabowo, Ganjar, juga berjanji untuk melanjutkan banyak kebijakan dan program Jokowi, yang menunjukkan bahwa kedua kandidat bersaing ketat tahun lalu dalam jajak pendapat popularitas.

Hal ini berubah ketika Prabowo memilih Gibran sebagai pasangannya pada bulan Oktober.

“Jumlah jajak pendapat (Prabowo) melonjak signifikan setelah pencalonan Gibran. Ketika (popularitas) Prabowo naik, Ganjar merosot,” kata Burhanuddin.

Sementara itu, Anies Baswedan telah berkampanye untuk perubahan dalam cara menjalankan pemerintahan, sehingga menarik perhatian orang-orang yang kritis terhadap pemerintahan Jokowi.

Jalan panjang

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved