Pilpres 2024

Sri Mulyani Diam-Diam Temui Megawati Soekarnoputri, Hasto Tak Mau Bocorkan Hasil Pertemuan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani diam-diam menemui Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Hanya saja sampai saat ini belum diketahui apa agendanya.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TIDAK MAU – Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto tak mau membocorkan hasil pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. 

POS-KUPANG.COM – Menteri Keuangan, Sri Mulyani diam-diam menemui Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Hanya saja sampai saat ini belum diketahui apa agenda dan hasil dari pertemuan antara kedua tokoh perempuan tersebut.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membenarkan bahwa Menteri Keuangan itu memang telah bertemu Bu Mega di tengah isu yang menyebutkan bahwa Sri Mulyani bakal mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

Akan tetapi, Hasto tidak mau membocorkan isi dari pertemuan antara Sri Mulyani dan Megawati tersebut. Ia beralasan bahwa pertemuan itu sifatnya tertutup, hanya berlangsung empat mata saja.

Meski demikian, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa pertemuan antara kedua figur perempuan tersebut sesungguhnya biasa terjadi.

"Bu Sri Mulyani dan Bu Mega karena sering ketemu di BRIN secara tertutup, ya saya tak bisa sampaikan apa yang dibahas," kata Hasto kepada awak di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu 3 Februari 2024. 

Hasto juga tidak mengungkapkan kapan pertemuan antara Sri Mulyani dan Megawati Soekarnoputri tersebut. Namun ia menyebutkan bahwa Bu Mega dan Bu Sri Mulyani sama-sama berada di Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sebelumnya diberitakan, bahwa Megawati Soekarnoputri tak ingin kalau semua menteri asal PDIP yang selama ini dikaryakan di Kabinet Presiden Jokowi, mundur dan meletakkan jabatan.

Pasalnya, ada kepentingan yang lebih besar, yakni kepentingan nasional. Penarikan kader partai dari kabinet itu tidak baik jika dilihat dari kepentingan nasional. Pasalnya, bisa berimbas cukup besar bagi hal yang lain.

Megawati Soekarnoputri mengungkapkan itu dalam acara Rosi di KompasTV, Kamis 8 Februari 2024 malam.

Megawati membeberkan fakta itu merespon mundurnya cawapres nomor urut 3, Mahfud MD dari jabatannya sebagai Menko Polhukam.

Dikatakannya, bahwa pengunduran diri Mahfud itu memang berkaitan dengan etika. Etika memang menjadi hal penting dalam hidup bernegara.

Baca juga: Megawati Tak Ingin Semua Menteri PDIP Mundur dari Kebinet Presiden Jokowi, Begini Katanya

Baca juga: Luhut Pandjaitan Kecewa, Ahok Tuding Presiden Jokowi Tak Bisa Kerja

Baca juga: Ahok Sebut Presiden Jokowi Tak Bisa Kerja, Prabowo Langsung Respon dengan Jawaban Menohok

"Selama ini saya selalu mengajarkan tentang moral dan etika. Saya pernah (jadi) presiden, saya pernah wakil presiden, saya pernah DPR tiga kali. Saya selalu mengajarkan pada anak-anak saya, tentang moral dan etika," ujarnya.

Moral, lanjut dia, merupakan bagian dari semangat individu saat melaksanakan tugas negara. Moral dan etika itu tetap penting dalam berpolitik. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved