Pilpres 2024

Ahok Sebut Presiden Jokowi Tak Bisa Kerja, Prabowo Langsung Respon dengan Jawaban Menohok

Prabowo Subianto terpaksa melontarkan pernyataan pedas ke Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait pernyataannya Presiden Jokowi tak bisa kerja.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TAK BISA KERJA – Pernyataan Ahok yang menyebutkan Presiden Jokowi tak bisa kerja, kini menuai respon. Prabowo Subianto menyebutkan, orang yang memberikan penilaian itu harus dievaluasi terlebih dahulu. 

POS-KUPANG.COM – Prabowo Subianto terpaksa melontarkan pernyataan pedas ke Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok terkait pernyataannya yang belakangan ini membuat gaduh Indonesia. Pernyataan Ahok itu, adalah menyebut Presiden Jokowi tak bisa kerja.

Atas pernyataan itulah, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto angkat bicara. Capres yang diusung Koalisi Indonesia Maju tersebut seakan menampak Ahok. Pasalnya, Prabowo langsung merespon pernyataan yang merendahkan Kepala Negara, Presiden Jokowi.

Dikatakannya, selama bergabung di Kabinet Indonesia Maju, ia melihat langsung kinerja dan kebijakan Presiden Jokowi di pemerintahan. Dari hasil pengamatannya itulah Prabowo tahu betapa Presiden Jokowi sangat mampu memimpin pemerintah di negeri ini. 

"Setelah saya bergabung, saya lihat dari dekat, saya menjadi saksi atas kerja keras Presiden Jokowi. Disini saya katakan bahwa Pak Jokowi orang yang sangat bekerja keras untuk rakyat Indonesia. Tidak ada capeknya, tidak ada istirahatnya," tandas Prabowo saat kampanye di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu 7 Februari 2024. 

Oleh karena itu, Prabowo merasa heran kalau saat ini ada pihak yang menilai Presiden Jokowi tak bisa bekerja. Apalagi pihak itu juga menilai tentang kinerja Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjadi pendampingnya. 

Menurut Prabowo, pihak yang menilai Presiden Jokowi dan Gibran tidak bisa bekerja, merupakan pihak harus dievaluasi terlebih dahulu. 

"Kalau ada yang mengatakan beliau tidak bisa bekerja, itu orang ya, otaknya perlu diperiksa itu," ujar Prabowo, dikutip dari channel YouTube KompasTV. 

Lebih lanjut Prabowo menegaskan jika terpilih, ia dan Gibran tak malu-malu akan melanjutkan program Jokowi.

Prabowo menilai Jokowi telah menunjukkan kenegarawanan karena menerima lawan politiknya masuk ke pemerintahan. Padahal biasanya pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) memilih untuk tidak merangkul lawan politik.

"Beliau ajak saya, beliau rangkul saya bergabung untuk berbakti kepada rakyat Indonesia," ujar Prabowo. 

"Kami di sini tidak malu malu, saya tidak malu, tidak ragu saya mengatakan kami Prabowo-Gibran, Koalisi Indonesia Maju, adalah akan melanjutkan semua program Jokowi," sambung Prabowo.

Sebelumnya dalam video yang beredar di media sosial, Ahok terlihat berada dalam suatu forum berbincang dengan masyarakat. 

Ahok saat itu bertanya tentang kinerja Gibran selama dua tahun menjadi Wali Kota Solo yang membuatnya khawatir dengan penunjukkan Gibran sebagai Cawapres. 

"Kita khawatir kalau tiba-tiba Gibran yang naik. Kalau cuma dua tahun, karakter teruji kalau ada kekuasaan," ujar Ahok

"Sekarang saya mau tanya, di mana ada bukti Gibran bisa kerja selama jadi Wali Kota?" imbuhnya. 

Baca juga: Demi Menangkan Pilpres 2024, Rizieq Shihab Minta Umat Islam Pilih Anies-Muhaimin

Baca juga: Kampanye di Garut Jawa Barat, Anies Baswedan Ajak Pendukungnya Tidak Takut Wujudkan Perubahan

Baca juga: Airlangga Optimis Prabowo-Gibran Bakal Menang Satu Putaran: Tanda-Tanda Itu Sudah Kelihatan

Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) itu juga bertanya tentang apakah selama ini Jokowi bisa kerja atau tidak sebab dia merasa tahu betul kinerja mantan koleganya tersebut. 

"Terus Ibu pikir Pak Jokowi juga bisa kerja? Saya lebih tahu dan sebenarnya saya nggak enak bilang depan umum," ujar Ahok. Dikutip dari Kompas.com. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved