Minggu, 12 April 2026

UKAW Kupang

Rektor UKAW Kupang Prof Godlief Neonufa Minta Pos Kupang Edukatif

Mengawali pertemuan, Dion DB Putra dan Prof Godlief Neonufa saling menyapa. Keduanya kembali bertemu setelah sekian tahun tidak bersua karena tugas.

|
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Rektor Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Prof Godlief Neonufa (kanan) saat bertemu Pemimpin Redaksi Pos Kupang Dion DB Putra. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang Prof Godlief Neonufa memberi saran ke Surat Kabar Harian (SKH) Pos Kupang agar bisa edukatif. 

Prof Godlief Neonufa mengatakan itu saat bertemu Pemimpin Redaksi SKH Pos Kupang, Dion DB Putra, Kamis 25 Januari 2024.

Mengawali pertemuan, Dion DB Putra dan Prof Godlief Neonufa saling menyapa. Keduanya kembali bertemu setelah sekian tahun tidak bersua karena tugas. 

Diskusi santai berlangsung di ruang pertemuan rektorat di lantai dua UKAW Kupang. Berbagai obrolan seputar kemitraan Pos Kupang dan UKAW Kupang memang sudah ada selama ini. 

Dion DB Putra dan Prof Godlief Neonufa menyebut hubungan antara Pos Kupang dengan UKAW Kupang sudah terjalin lama. Bahkan sejak awal koran terbesar itu mulai beroperasi, UKAW Kupang menjadi salah satu penopang utama. 

Prof Godlief Neonufa menyambut baik kehadiran manajemen Redaksi Pos Kupang. Ia bercerita sejak awal dirinya sebelum menjadi seorang rektor. Pos Kupang, kata dia, cukup masif memberi kontribusi bagi UKAW Kupang

Ia menerangkan, dia sempat melihat hubungan Pos Kupang dan UKAW Kupang sempat berkurang saat dirinya sedang bersekolah ke luar NTT. Setelah kembali, Prof Godlief kembali membangun komunikasi dan memperkuat relasi. 

Kerja sama antar Pos Kupang dan UKAW Kupang, kata dia, terjalin erat hingga kini. Dia menyebut, berbagai penguatan relasi terus dilakukan. 

"Komunikasi setiap saat, terkait dengan apa yang kita bisa bangun bersama," ujarnya. 

Ke depan, Prof Godlief meminta Pos Kupang untuk terlibat dalam pembangunan UKAW Kupang. Tranformasi yang dilakukan Pos Kupang menjadi penting untuk ditularkan, termasuk ke UKAW Kupang. 

Prof Godlief bahkan dalam kesempatan itu memanggil jajarannya untuk melakukan terobosan menggandeng Pos Kupang. Kecenderungan masyarakat menggunakan internet, harusnya bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. 

Baca juga: Keluarga Besar UKAW Rayakan Natal Bersama Jemaat GMIT Ebenhaezer Pukdale

Keseriusan Rektor UKAW Kupang itu semata ingin agar kampus itu tetap eksis memberi pembangunan pendidikan bagi NTT. Ia mengatakan, pembangunan pendidikan lewat perkembangan teknologi yang ada. 

Pos Kupang, sebut dia, kini berada di posisi itu. Sehingga UKAW Kupang harus memanfaatkan itu sebagai sarana dalam pembangunan pendidikan. 

Prof Godlief menegaskan, sekalipun bernama kampus Kristen, semua mahasiswa dan sumber daya yang ada, bukan hanya satu agama. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved