KKB Papua

Intan Jaya Masih Bergolak, Gegara Aksi Brutal KKB Papua, Kapolda Ambil Langkah Pertebal Keamanan

Situasi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, masih belum aman. Daerah itu bergolak karena tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata yang terus beraksi.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
PERTEBAL KEAMANAN – Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengirim pasukan ke Distrik Sagupa, Kabupaten Intan Jaya untuk mempertebal keamanan di daerah bergolak tersebut. 

POS-KUPANG.COM – Hingga saat ini, situasi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, masih belum aman. Daerah itu bergolak karena tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata yang terus saja melancarkan serangan kepada prajurit TNI Polri yang bertugas di daerah itu.

Kelompok Separatis Teroris tersebut, tak henti-hentinya melakukan aksinya, manakala daerah tersebut telah kondusif atas peran aparat keamanan yang diterjunkan ke daerah yang super rawan tersebut.

Baru-baru ini kelompok teroris tersebut menyerang pos keamanan di Distrik Sagupa. Dalam serangan tersebut, seorang anggota polisi atas nama Bripda Afliando Steve Karamoy gugur terkena tembakan.

Dalam peristiwa tersebut, tim gabungan TNI Polri sudah berusaha menyelamatkan korban, namun nyawanya tak bisa tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir saat petugas medis sedang melakukan tindakan emergensi.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa pasca kejadian intu,

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengambil langkah tegas dengan mengirim pasukan ke daerah tersebut. Pasukan itu dikirim untuk menambah personel yang bertugas di daerah itu.

Selain itu, Kapolda Papua juga ingin mempertebal keamanan dalam rangka menormalisir kembali situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang sempat terguncang oleh tindakan anggota KKB Papua tersebut.

“Penambahan pasukan itu untuk memperkuat personel yang ada di wilayah itu dan memulihkan keamanan masyarakat akibat teror anggota KKB itu,” ujar Kapolda Papua.

Untuk diketahui, sejak Jumat 19 Januari 2024 Distrik Sagupa terguncang oleh gangguan keamanan akibat tindakan penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata di daerah tersebut.

"Saat ini pasukan, baik dari Satgas Damai Cartenz maupun Brimob Polda Papua, sudah berada di Sugapa, sehingga diharapkan satu atau dua hari ke depan situasi keamanan di wilayah itu kembali kondusif," kata Kapolda Papua sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Com dari Kompas.Com, Kamis 25 januari 2024.

Ia mengakui, dari laporan yang diterima, penembakan yang dilakukan KKB hingga Rabu 24 Januari 2024 masih terdengar, tapi sudah tidak sebanyak sebelumnya.

Akibatnya, aktivitas masyarakat belum kembali normal, termasuk perekonomian, dan aparat keamanan terus bersiaga guna mengantisipasi penembakan yang dilakukan KKB.

"Pemulihan keamanan di wilayah itu harus cepat dilakukan mengingat sekitar 25 hari ke depan kita akan menghadapi agenda nasional, yakni pencoblosan, yang dilaksanakan pada 14 Februari, sehingga pengiriman logistik harus segera didistribusikan di Kabupaten Intan Jaya," kata Kapolda.

Akibat penembakan ke pos TNI-Polri yang dilakukan KKB itu, lanjutnya, seorang anggota Brimob gugur, yakni Bripda Afandi Steve Karamoy.

Baca juga: Tenggelamkan KKB Papua di Intan Jaya, Kapolda Mathius Fakhiri Pertebal Satgas Ops Damai Cartenz

Baca juga: Sebelum Tembak Bripda Steve Karamoy, KKB Papua Bakar 4 Rumah Bansos di Intan Jaya

Selain menyerang pos TNI-Polri yang ada di sekitar Sugapa, KKB membakar rumah warga sipil, sehingga selain melakukan pemulihan keamanan, pihaknya sudah meminta Kapolres Intan Jaya mendalami kasus tersebut dengan memintai keterangan para saksi, terutama yang berada di belakang kantor BPD Papua.

"Dari keterangan saksi itu, nantinya diketahui siapa saja pelaku penembakan dan tindak kriminal lainnya," kata Irjen Fakhiri. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Como di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved