Pilpres 2024

TERNYATA, Ganjar Pranowo Minta Mahfud MD Mundur dari Melko Polhukam: Kita Ambil Langkah Lain

Demi menghindari konflik kepentingan dalam Pilpres 2024 capres yang diusung PDIP Ganjar Pranowo meminta Mahfud MD mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
MINTA MUNDUR – Ganjar Pranowo, calon presiden yang diusung PDIP dan beberapa partai koalisi, meminta Mahfud MD yang juga calon wakil presiden nomor urut 3 untuk mundur dari Menko Polhukam guna menghindari konflik kepentingan pada Pemilu 2024. 

"Malah semakin banyak mafianya impor-mengimpor bahan pangan itu. Apa usul anda untuk menyelesaikan masalah 5 tahun lalu ini?" tanya Mahfud.

Menjawab pertanyaan Mahfud itu, Gibran mengatakan sejak 2019 sampai 2022 Indonesia sudah swasembada beras.

Kemudian, kata Gibran, pada 2023 impor dilakukan karena El Nino yang terjadi di sebagian besar belahan dunia.

Menurutnya saat ini, yang harus dilakukan adalah bekerja sama melakukan ekstensifikasi intensifikasi lahan di tingkat desa sampai tingkat nasional secara efektif.

Selain itu, kata dia, produksi pupuk, mekanisasi, menggandeng anak-anak muda, smart farming, dan penggunaan drone untuk menyemprotkan pestisida perlu dilakukan.

Ia juga menjelaskan bahwa food estate adalah program jangka panjang yang tidak bisa dihakimi dalam sekali panen, dua kali panen, tiga kali panen.

Karena, kata dia, pada panen keenam, ketujuh, dan kedelapan baru program pertanian itu akan terlihat hasilnya. 

Namun Mahfud tak puas dengan jawaban Gibran.

"Pertanyaan saya bukan itu. Pertanyaan saya itu dulu Pak Prabowo bertanya, katanya Pak Jokowi nggak mau mengimpor beras. Lalu sekarang faktanya, per hari ini, ini catatan data harus dibaca."

"Impor kedelai 2 juta ton, susu 280 juta ton, gula pasir 4 juta ton, beras 2,8 (juta) ton, daging sapi 160 juta ton," kata Mahfud.

"Ini, hasilnya seberapa dari hasil debat dulu yang tanggal 17 Juli itu? Ini perkembangannya seperti apa? Semakin banyak ini angkanya, semakin banyak impornya, semakin banyak terdiversifikasi juga impornya dari data ini," sambung dia.

Dia pun menajamkan pertanyaannya soal posisi Gibran sebagai calon wakil presiden khususnya terkait konsep Trisakti Bung Karno terkait kemandirian.

"Oleh sebab itu, kemudian secara lebih mendasar saya ingin menanyakan kepada Mas Gibran dengan penuh hormat. Posisi anda sebagai (calon) wakil presiden, bagaimana tentang konsep Trisakti Bung Karno terkait kemandirian ini?" tanya Mahfud.

Gibran kemudian menjawab, bahwa hal tersebut perlu dievaluasi.

Menurut Gibran, tidak seharusnya narasi-narasi diberikan kepada masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved