Berita NTT
Minimalkan Kantong Kemiskinan, Dinas P dan K NTT Salurkan Dana PIP bagi 143 Ribu Siswa se-NTT
dana PIP yang diterima oleh 143 ribu siswa dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sekolah.
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam meminimalisir kemiskinan di NTT, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada 143 ribu siswa SMA, SMK dan SLB di 22 Kabupaten/Kota di NTT.
Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia GL Kalake dalam Jumpa Pers dan Media Gathering bersama media massa yang berlangsung di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) NTT, Senin 22 Januari 2024.
Ayodhia menyampaikan, dana DAK untuk Pembangunan/rehab unit sekolah baru, tambahan ruang kelas dan layanan lainnya bagi SMA/SMK Rp 250 miliar kepada SMA/SMK yang di-swakelola oleh kelompok masyarakat setempat di 22 Kabupaten/Kota, berdasarkan data Data Pokok Pendidikan atau yang disebut Dapodik.
"Dana PIP Kemendikbud dalam bentuk beasiswa disalurkan oleh Dinas P dan K Provinsi kepada SMA/SMK/SLB seluruh Kabupaten/Kota di NTT," kata Ayodhia.
Baca juga: Perwakilan BI Provinsi NTT Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan Ekonomi
"Jadi, beasiswa Tugas Perbantuan (TP) itu untuk sekitar 143.000 siswa SMA/SMK/SLB di seluruh NTT," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi menyampaikan, terkait dengan dana PIP khusus untuk usulan dari Dinas P dan K NTT, berdasarkan Dapodik telah sesuai syarat dan ketentuan.
"Semuanya sudah sesuai Dapodik, seperti siswa dari keluarga rentan miskin atau keluarga miskin yang diusulkan dan diverifikasi oleh dinas Pendidikan," kata Linus Lusi.
Selain berdasarkan dapodik, kata Linus, juga berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial sebagai acuan dalam penanganan kelompok rentan miskin untuk mengatasi kemiskinan maupun kemiskinan ekstrim di NTT.
"Karena itu, kami memerintahkan para Kepala Sekolah untuk selalu hidupkan Dapodik agar hak siswa jangan diabaikan dengan dali apapun," ujarnya.
Linus menyampaikan, pada Bulan Desember 2023 lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT telah bekerja sama dengan Bank BNI 46 Kupang untuk menyalurkan dana PIP bagi para siswa SMA, SMK maupun SLB di Kota Kupang.
"Tentu ini sangat membantu para siswa karena setahun dapat Rp 1 juta per siswanya," sebutnya.
Linus berharap, dana PIP yang diterima oleh 143 ribu siswa dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sekolah. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.