Pilpres 2024

MENGEJUTKAN, Elektabilitas Anies dan Ganjar Hanya Beda Tipis, Prabowo-Gibran Malah Stagnan

Elektabilitas pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar memperlihatkan trend yang menggembirakan. Anies dan Ganjar naik, Prabowo-Gibran stagnan.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
ANIES-MUHAIMIN NAIK – Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan Lembaga Survei Charta Politika Indonesia, tren elektabilitas Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar cenderung naik. Demikian juga yang dialami pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

POS-KUPANG.COM -  Elektabilitas pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar memperlihatkan trend yang menggembirakan. Bahwa berdasarkan hasil jajak pendapat Lembaga Survei Charta Politika Indonesia dari 4-11 Januari 2024, ada perubahan yang mengejutkan. 

Dari tiga pasanan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang kini sedang bertarung di Pilpres 2024, ada sedikit kenaikan yang dialami pasangan nomor urut 1 Anies Baswesan dan Muhaimin Iskandar.

Tak hanya itu, elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga memperlihatkan perubahan yang mengejutkan. Ada kenaikan persentase elektabilitas walau itu kecil.

"Jadi ada reborn (pemilih Ganjar-Mahfud) di angka 1 persenan. Jadi ada kenaikan di pasangan Ganjar, pun juga ada kenaikan di pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin," kata Peneliti Utama Charta Politika, Nahrudin, ketika memaparkan hasil surveinya sebagaimana dilansir Pos-Kupang.Comdari kanal YouTube Charta Politika Indonesia, Senin 22 Januari 2024.

Kenaikan itu, kata Nahrudin, terlihat dari hasil survei Charta Politika Indonesia yang telah dilakukan pada bulan-bulan sebelumnya.

Dalam Survei Charta Politika Indonesia bulan Januari 2024, elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 28 persen. Sedangkan, pada Desember 2023, sebesar 26,5 persen.

Berikutnya, elektabilitas Anies-Muhaimin di survei bulan Januari 2024 sebesar 26,7 persen. Sedangkan, pada survei Desember 2023 sebesar 26,3 persen.

Sementara itu, tren elektabilitas untuk capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, senantiasa stagnan.

Dalam hasil survei Charta Politika terbaru, elektabilitas pasangan ini turun ke angka 42,4 persen. Padahal survei di bulan Desember 2023, elektabilitas capres-cawapres nomor urut 2 itu berada di angka 43,8 persen.

Namun, menurut Nahrudin, penurunan itu bisa termasuk dalam rentang kesalahan atau margin of error dalam survei.

"Jadi kalau kita coba simpulkan mungkin masih terjadi stagnasi, justru ada stagnasi di Prabowo dan Gibran," ujarnya.

Adapun survei terbaru Charta Politika ini dilaksanakan pada 4-11 Januari 2024. Margin of error dari survei ini di angka 2,82 persen.

Survei digelar dengan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.

Hasil Survei 5 Lembaga 

Berikut hasil survei terbaru jelang debat keempat Pilpres 2024.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved