Berita Belu

Natal dan Tahun Baru Bersama, Ketua Bawaslu Belu: Pengawas Pemilu Harus Berani Seperti Yesus Kristus

keberanian seperti Yesus Kristus, yang bersedia mengorbankan diri bahkan hingga wafat demi membela keadilan

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Belu foto bersama saat menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru di aula Timor Hotel, Selasa, 16 Januari 2024 malam.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Belu menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru bersama, Selasa, 16 Januari 2024 malam. 

Perayaan Natal dan Tahun baru bersama ini berlangsung di lantai II aula Timor Hotel, Kabupaten Belu, yang dihadiri oleh Ketua Bawaslu, Komisioner Bawaslu, para staf Bawaslu, serta seluruh Panwascam dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Belu. 

Dalam acara yang bertujuan memupuk persaudaraan dan silaturahmi di antara anggota Bawaslu, Ketua Bawaslu Belu, Agustinus Bau, menyampaikan bahwa perayaan ini tidak hanya sebagai momen kebersamaan, tetapi juga sebagai ajang untuk membawa semangat baru kepada seluruh anggota Bawaslu.

Agus Bau menekankan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan dan memohon berkat serta perlindungan agar seluruh anggota Bawaslu dapat menjalankan tugas pengawasan Pemilu dengan baik dan sukses.

Baca juga: Dinas Pertanian Belu Lakukan Pemetaan Potensi Gagal Tanam Akibat El Nino

Dia juga mengajak para pengawas Pemilu untuk mengakui dan menginternalisasi nilai-nilai Kristiani dalam setiap tindakan mereka.

"Para pengawas Pemilu di setiap tingkatan, mulai dari jajaran hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), harus mengintegrasikan diri dengan nilai-nilai Kristiani yang senantiasa dirayakan setiap kali Natal tiba," ucap Agus Bau. 

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu menekankan bahwa pengawas Pemilu harus bersikap netral terhadap segala bentuk kecurangan yang mungkin terjadi dalam tahapan Pemilu. Namun, netralitas tersebut tidak boleh mengorbankan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai demokrasi yang benar.

"Nilai-nilai demokrasi harus ditegakkan, dan pengawas Pemilu harus berdiri tegak untuk membela nilai-nilai demokrasi yang tidak boleh dicurangi oleh pihak manapun," pesan Agus.

Dia juga menyampaikan bahwa para pengawas Pemilu 2024 diharapkan memiliki keberanian seperti Yesus Kristus, yang bersedia mengorbankan diri bahkan hingga wafat demi membela keadilan dan kebenaran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dalam tahapan Pemilu.

"Kita turut menyumbangkan kepada bangsa ini orang-orang terbaik seperti yang paling tidak dapat mencontohi putra Allah sendiri yaitu Yesus Kristus," ungkap Agus.

Baca juga: Bupati Belu Serahkan Bantuan Alat Semprot Hama dan Obat untuk Petani di Nanaet Duabesi

Acara Natal dan Tahun Baru bersama keluarga besar Bawaslu Belu dimulai dengan perayaan misa yang dipimpin oleh Pastor Paroki Nurobo, Pater Arkidius Sifa, CMF. (cr23) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved