Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Pria di TTU Tewas Ditikam

Pelaku Pembunuhan di Kota Kefamenanu Diduga Telah Merencanakan Aksinya

Tidak lama berselang, korban bersama pelaku berdiri menjauhi rekan-rekannya dan berbincang-bincang. Pelaku dan korban sempat saling mendorong.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
TKP Penikaman Korban Yanto Funan di Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat, 12 Januari 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pelaku pembunuhan terhadap korban Harianto Funan (31) di Samping Rumah Tahanan Negara (RUTAN) Kelurahan Kefamenanu Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat, 12 Januari 2024 diduga telah merencanakan aksinya.

Pasalnya, berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku sebelum melancarkan aksinya telah menyimpan sebilah pisau di pinggangnya.

Demikian disampaikan Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP Mohammad Mukhson melalui Kasatreskrim Polres TTU, AKP Djoni Boro Sabtu, 13 Januari 2024.

Meskipun demikian, kata Djoni, pihak kepolisian tidak gegabah menyimpulkan hal tersebut. Pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap insiden berdarah tersebut.

"Kita masih pendalaman."ucapnya.

Ia menuturkan, berdasarkan pengakuan saksi berinisial OB bahwa, pada hari Jumat  12 Januari 2024 sekira pukul 10.00 wita, saksi bersama dengan korban Yanto Funan sedang bekerja di Kilometer 5 Jurusan Kupang.

Ketika itu OB melihat korban duduk sambil mengotak-atik Handphone (atau sedang berkomunikasi dengan orang). 

Sekira pukul 12 .00 Wita korban mengajak saksi OB dan seorang rekan lainnya untuk ikut bersama-sama menyelesaikan masalah di rumah korban di Samping Rutan, Kelurahan Kefamenanu Selatan.

Permasalahan korban dengan pelaku disebabkan ancaman dari pelaku yang beralasan korban belum membayar sisa upah sebesar Rp 300.000. Yang mana pelaku dan korban sebelumnya mengerjakan plafon di Kabupaten Kupang. 

Mereka kemudian berangkat  menuju ke rumah korban yang beralamat di belakang Rutan. Ketika tiba di  Perempatan Pabrik Tahu Samping Rutan Kefamenanu, saksi dan korban berhenti karena melihat pelaku Marten Luter Bantaika alias Luter Bantaika (31) bersama temannya sedang duduk menegak minuman keras.

OB bersama korban kemudian turun dari sepeda motor dan menghampiri pelaku. Ketika duduk bersama korban dan pelaku serta rekannya, mereka ditawarkan mengonsumsi minuman keras.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pria di Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara Tewas Ditikam

Tidak lama berselang, korban bersama pelaku berdiri menjauhi rekan-rekannya dan berbincang-bincang. Pelaku dan korban sempat saling mendorong.

Tiba-tiba pelaku menarik pisau yang disimpan di pinggang bagian kiri dan langsung menikam korban di perut kiri bagian bawah rusuk. Setelah  melihat korban terkapar dan bersimbah darah, pelaku kemudian melarikan diri. 

Ketika melarikan diri, kata AKP Djoni,  pelaku membawa pisau yang digunakan menikam korban menuju arah pasar baru. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved