Pilpres 2024

FAKTA! Usai Debat Capres, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Makin Mesra, Muhaimin Bocorkan Ini

Pasca debat capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum pada Minggu 7 Januari 2024 malam, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo kini semakin mesrah

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
KOLASE/POS-KUPANG.COM
MAKIN MESRA – Pasca debat capres pada Minggu 7 Januari 2024, capres Anies Baswedan dan capres Ganjar Pranowo terlihat semakin mesrah. Benarkah kedekatan ini sebagai isyarat akan berkialisi pada Pilpres putaran kedua? 

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto turut menyampaikan terima kasih kepada Anies Baswedan karena telah memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada PDIP yang ke-51.

Dia pun mengajak Anies untuk sama-sama berjuang dalam Pemilu 2024.

"Terima kasih buat Pak Anies buat ucapan HUT nya," kata Hasto usai menghadiri acara HUT ke-51 PDIP bersama warga Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta.

"Dan kita sama-sama berjuang agar pemilu, rakyatlah yang berdaulat untuk menentukan pemimpin yang terbaik," sambung dia.

Lebih lanjut, Hasto pun bicara dugaan adanya intimidasi selama Pemilu 2024.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini pun mengajak Anies untuk berjuang melawan intimidasi tersebut, meski berbeda dukungan Pilpres 2024.

"Kita hadapi bersama-sama kekuatan intimidasi yang mencoba menyalahgunakan kekuasaan," tegas Politisi asal Yogyakarta ini.

Sementara, Anies juga angkat bicara soal peluang kerjasama dirinya dengan kubu Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Menurut dia, meski peluang tersebut tak tertutup, saat ini priotitas yang utama untuk bisa masuk pada putaran kedua Pilpres.

"Semua peluang selalu ada. Tapi kami sekarang konsentrasinya bukan disitu, konsentrasi kami memperbesar dukungan untuk perubahan, sesudah itu baru kita ngobrol, bicara fase berikutnya," kata Anies, Senin lalu.

Lebih lanjut, Anies juga memuji sosok Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang terus menjaga demokrasi di Indonesia tetap tegak. Bahkan, dia juga menilai Megawati sebagai sosok yang berani mengungkap tindak intimidasi yang terjadi kepada rakyat.

"Bagi saya, PDIP adalah salah satu partai yang konsisten menjaga demokrasi. Ibu Mega merupakan penjaga demokrasi yang konsisten dan berani," ujar Anies.

Sementara, terkait wacana bergabungnya kubu 1 dan 3 itu disinggung oleh Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla (JK).

JK memandang koalisi baru biasanya tergantung urutan pemenang partai politik (parpol) dalam Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan JK menjawab pertanyaan soal peluang kubu 1 dan 3 berkoalisi di putaran kedua.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved