Berita Timor Tengah Utara
Dinas Pertanian Timor Tengah Utara Distribusi Pupuk Cair Organik Gratis Bagi Petani
menggunakan kompos Eco enzyme NPK cair berpengaruh terhadap produksi, rasa dan daya tahan terhadap hama penyakit.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara menyalurkan bantuan pupuk cair Eco Enzyme kepada pada petani. Pupuk ini merupakan pupuk organik yang dibuat oleh Plt Kadis Pertanian untuk membantu masyarakat.
Setiap petani bisa menerima alokasi pupuk cair sebanyak 5 Liter hingga 10 Liter. Pupuk cair ini diberikan gratis kepada para petani.
Saat diwawancarai, Senin, Rabu, 10 Januari 2024, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara, Chairel Malelak, SP., M. Si mengatakan, bantuan pupuk cair ini diberikan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendatangkan pupuk. Setiap petani akan diberikan Pupuk Cair Eco Enzyme.
Menurut Chairel, dirinya memiliki ribuan liter Pupuk Cair Eco Enzyme ini. Pupuk tersebut diberikan kepada masyarakat sebagai bagian dari edukasi
Baca juga: Awal Tahun 2024, Kejari Timor Tengah Utara Tempuh Jalur Restorative Justice Dua Perkara Pidana Umum
Pertani bisa langsung ke Kantor Dinas Pertanian untuk mengambil pupuk cari gratis ini.
Ia mengatakan, pupuk ini merupakan hasil fermentasi bahan-bahan alami seperti sisa buah-buahan, sayuran, gula dan air.
Chairel mengaku sudah mencoba dengan berbagai bahan yang ada banyak di sekitar petani. Hasilnya tidak mengecewakan karena dengan menggunakan kompos Eco enzyme NPK cair berpengaruh terhadap produksi, rasa dan daya tahan terhadap hama penyakit.
Pupuk ini juga sangat cocok untuk tanaman padi dan jagung
"Baik Kompos Eco enzyme maupun cairan Eco enzyme dapat dimanfaatkan untuk pertanian ramah lingkungan. Bahkan cairan eco enzyme bisa digunakan untuk banyak manfaat lainnya terkait juga untuk kebersihan maupun kesehatan," ucapnya.
Penyaluran pupuk ini juga menjadi bagian dari inovasi Dinas Pertanian Timor Tengah Utara. Pasalnya pupuk ini dibuat sendiri dan tidak menggunakan bahan-bahan kimia.
Ia menjelaskan, Kantor Dinas Pertanian adalah rumah bagi para petani. Selain itu, kantor tersebut juga dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan para petani. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Chairel-Malelak-Plt-Kepala-Dinas-Pertanian.jpg)