Minggu, 26 April 2026

NTT Memilih

Ibu Rumah Tangga di Manggarai Timur Ikut Sortir Surat Suara Pemilu 2024

Ia merasa senang dan menyampaikan terima kasih kepada KPU Manggarai Timur yang telah melibatkan dirinya untuk melipat surat suara. 

Penulis: Robert Ropo | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Susana Mira dan sejumlah warga lainnya sedang menyortir surat suara Pemilu 2024 di Gedung KPU Manggarai Timur, Selasa 9 Januari 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANGS.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - KPU Manggarai Timur saat ini masih dalam proses sortir surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024. Sortir surat suara ini juga diikuti sejumlah Ibu rumah tangga (IRT).   

Dalam sortir suara ini, KPU melibatkan ratusan petugas yang merupakan warga Manggarai Timur sejak dari tanggal 19 Desember 2023 lalu hingga saat ini, Selasa 9 Januari 2024.

Penyortiran surat suara ini berlangsung di beberapa lokasi, yakni di Kantor KPU Manggarai Timur, Aula Kantor Camat Borong dan Aula Kevikepan Borong

Susana Mira, seorang Ibu rumah tangga (IRT) juga ikut terlibat dalam Pemilu 2024 dengan melipat surat suara tersebut.

Ia merasa senang dan menyampaikan terima kasih kepada KPU Manggarai Timur yang telah melibatkan dirinya untuk melipat surat suara. 

Baca juga: KPU Manggarai Timur Mulai Sortir Surat Suara Pemilu 2024

Susana juga mengaku ia sudah dua minggu melipat surat suara. Ia mengaku dalam melipat surat suara gampang-gampang susah. 

"Gampang-gampang susah, tapi kita sudah diberikan ilmu untuk pelipatan kertas suara ini," Ujarnya. 

Setiap hari Susana bersama teman-temannya diberi upah Rp 50.000 dengan waktu kerja mulai pukul 07.30 Wita sampai pukul 17.00 Wita. 

"Lumayan bisa bantu sedikit keluarga saya, dari pada tinggal kosong di rumah,"ujarnya.

Katarina Jenahut juga kepada POS-KUPANG.COM, mengisahkan hal yang sama. Ia mengaku sudah empat hari bekerja mensortir surat suara Pemilu 2024. Upah yang diberikan juga Rp 50.000/hari dengan waktu kerja dari pukul 07.30 sampai pukul 17.00 Wita. 

Katarina mengaku senang bisa diterima untuk bekerja mensortir surat suara meskipun gampang-gampang susah. Sebab, selain mendapatkan upah juga terlibat aktif mendukung kesuksesan Pemilu 2024.

"Dari pada tinggal kosong di rumah apalagi saya petani, biar kerja lipat kertas surat suara dapat uang Rp50 ribu setiap hari. Lumayan sedikit bantu biaya ekonomi keluarga,"ujarnya.

Yunita IRT juga mengaku bangga karena bisa bekerja melipat kertas suara dan diberi upah Rp50.000/hari.

"Selama ini saya hanya jaga anak-anak di rumah, sehingga tidak ada uang tambahan, tapi sekarang saya diterima kerja lipat surat suara ini ada upahnya untuk sedikit tambah-tambah untuk biaya kebutuhan keluarga. Selama kerja ini, saya titip anak-anak di nenek mereka untuk jaga,"ujar Yunita. (rob) 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved