Sopir Taksi Peras Bule

Hendak Kabur ke NTT, Sopir Taksi yang Peras Turis Pakai Sajam di Bali Tak Berkutik Saat Diciduk

Pria asal Timor Tengah Utara, NTT itu sebelumnya berhasil kabur dari Pulau Bali usai video yang berisi pemerasan kepada turis itu viral di media sosia

Editor: Ryan Nong
Tribuntrends
Kolase sopir taksi peras turis pakai senjata tajam di Jalan Kayu Aya Seminyak Kuta Bali. 

POS-KUPANG.COM - Yanuarius Toebake alias YT, sopir taksi yang memeras dua turis di Bali tak berkutik saat ditangkap aparat. 

YT dibekuk aparat kepolisian saat hendak melarikan diri ke Nusa Tenggara Timur ( NTT ) melalui Bandara Juanda Sidoarjo Jawa Timur, Kamis 4 Januari 2024. 

Pria asal Timor Tengah Utara, NTT itu sebelumnya berhasil kabur dari Pulau Bali usai video yang berisi pemerasan kepada turis itu viral di media sosial. 

Ditreskrimsus Polda Bali langsung bergerak berkoordinasi dengan Polda Jatim setelah mengetahui keberadaan pelaku sudah di Jawa Timur.

Baca juga: Memalukan, Sopir Taksi asal NTT Viral Peras Bule di Bali, Kini Ditangkap Polisi   

Baca juga: Polisi Bekuk Sopir Taksi yang Viral Saat Hendak Kabur dari Surabaya ke Kupang

"Sampai kemarin sore Krimsus Polda Bali berkoordinasi dengan Polda Jatim termasuk Polresta Denpasar, Polres Badung. Diketahui keberadaan pelaku di daerah Jatim, dicek di Sidoarjo, dicek lagi di sekitar wilayah Bandara Juanda Jatim, dia kabur karena pasti merasa berbuat salah," ujar Kabid Humas di Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Jumat 5 Januari 2023 dilansir dari Tribunbali. 

"Kami kontak Polda Jatim, kerjasama otoritas bandara, Avsec Bandara Juanda Surabaya, yang bersangkutan hendak menaiki  pesawat diduga akan keluar dari Surabaya kemudian diamankan pelaku, diduga meninggalkan Surabaya, pesawat yang akan ditumpangi diduga akan ke NTT," ujar Kombes Pol Jansen lagi.

Baca juga: Berita Viral Tak Dibayar 50 Dollar Sopir Taksi di Bali Ancam Dua Warga Negara Asing Pakai Sajam

Aksi pelaku YT viral usai dua korban yang merupakan WNA merekam aksi brutal itu melalui video ponsel dan menyebarkannya.

Saat peristiwa itu, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan meminta kedua turis yang menjadi penumpang pada taksinya tersebut membayar sebesar 50 dolar AS. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (2/1/2024) sekitar pukul 17.00 Wita, di Jalan Kayu Aya, Seminyak, Kuta, Badung.

"Pelaku mengancam menggunakan sebuah senjata tajam dan meminta pembayaran jasa taksi sejumlah 50 dollar, namun WNA tersebut hanya menyanggupi dengan sejumlah 50 ribu rupiah, kemudian WNA tersebut berteriak secara histeris dan akhirnya diturunkan oleh pelaku di depan Hotel The Legian Seminyak," terang Kombes Jansen Avitus Panjaitan.

Jansen menyampaikan, bahwa taksi tersebut bukanlah milik pelaku, melainkan milik I Ketut Tawer, warga Banjar Kauh, Ungasan Kuta Selatan.

Jansen menyampaikan bahwa saat ini belum ada laporan resmi dari korban kepada pihak Kepolisian. Namun pihaknya memastikan bakal melakukan penindakan karena perbuatan pelaku yang meresahkan dan mencoreng pariwisata Bali.

"Pelaku sangat meresahkan dan merugikan, serta dapat mencoreng nama baik Bali sebagai pulau tujuan wisata," tegasnya.

Jansen juga meminta kedua WNA yang menjadi korban agar membuat laporan secara resmi ke kantor polisi terdekat sebagai dasar melakukan proses hukum terhadap pelaku.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli dan menginformasikan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian, sehingga bisa cepat dilakukan langkah-langkah hukum lebih lanjut," ujarnya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama kita jaga Bali agar tetap ajeg dan memastikan peristiwa yang sudah terlanjur viral dan telah mencoreng pariwisata Bali, tidak boleh terulang kembali," kata Jansen. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved