Warga Poto Tewas Ditusuk
BREAKING NEWS: Warga Poto Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Jalan dengan Luka Tusukan Benda Tajam
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, yang dikonfirmasi, Rabu 3 Januari 2024 membenarkan adanya kejadian tersebut.
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Seorang warga RT 18 RW 09 Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang ditemukan tak bernyawa di tepi jalan di Des Poto pada Senin 1 Januari 2024 lalu.
Penemuan jenazah ini saat dini hari dan ditemukan sendiri oleh anaknya Herlin Manafe yang kebetulan juga diminta menjemput korban yang diketahui pergi bersilaturahmi ke saudaranya Albinus Abakut di Desa Poto.
Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, yang dikonfirmasi, Rabu 3 Januari 2024 membenarkan adanya kejadian tersebut.
Kata Kapolres Kupang awalnya korban ditemukan secara tak sengaja saat anaknya Herlin Manafe yang diminta oleh Rekswardi Yofandi Mau untuk menjemput korban yang pergi bersilaturahmi ke saudaranya Albinus Abakut di Desa Poto.
Baca juga: Gempa di Kabupaten Kupang, FPRB Minta Masyarakat Siaga Bencana
Anaknya yang melihat korban sudah tergeletak di tanah langsung bergegas menyampaikan kepada warga sekitar dan pemerintah setempat.
Selanjutnya oleh warga informasi kematian korban dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Poto dan Polsek Fatuleu serta SPKT Polres Kupang.
Selanjutnya piket SPKT Polres Kupang bersama Unit Identifikasi Polres Kupang melakukan olah TKP dan pemeriksaan pada diri korban.
Dari TKP korban dievakuasi ke rumah sakit umum Naibonat untuk dioutopsi. Dari hasil pemeriksaan atas diri korban dan diperkuat hasil otopsi dari RSUD Naibonat ditemukan sejumlah luka yang diduga bekas tusukan benda tajam pada bagian pinggang kiri, leher bagian kanan serta rusuk kiri bagian bawah ketiak.
Baca juga: Gempa di Kabupaten Kupang Tak Berpotensi Tsunami, BMKG Imbau Masyarakat Hindari Bangunan Retak
Kuat dugaan, korban mengalami pendarahan hingga menghembuskan napasnya yang terakhir.
Menurut keterangan beberapa orang saksi, di rumah Albinus, korban menenggak minuman keras berupa sopi sebanyak 3 botol bersama beberapa warga setempat dan berujung ditemukan tak bernyawa di sekujur tubuhnya.
Saat ini Penyidik Satreskrim Polres Kupang dibawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Elpidus Kono Feka telah melakukan pemeriksaan para saksi guna membuka motif kematian korban. (ary)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.