Bentrok Pemuda di Bali
Bentrokan Dua Kelompok Pemuda Sumba di Bali Tewaskan Dominggus, Polisi Sebut Pelaku Korban Berteman
Satu pemuda tewas dalam bentrokan yang terjadi di jalan Glogor carik no 53, Desa Pemogan Denpasar Selatan itu.
POS-KUPANG.COM - Bentrokan antar dua kelompok pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Denpasar Bali pada Minggu (30/6/2019) dini hari memakan korban.
Satu pemuda tewas dalam bentrokan yang terjadi di jalan Glogor carik no 53, Desa Pemogan Denpasar Selatan itu.
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nyoman Wirajaya mengatakan peristiwa bentrokan dua kelompok pemuda itu terjadi sekira pukul 01.00 Wita.
"Perkelahian melibatkan sekitar 12 pemuda, akibat minuman keras yang menyebabkan pemuda Sumba Barat dan Sumba Timur cekcok (akibat) pengaruh minuman keras," kata Wirajaya dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Ribut Dua Kelompok Pemuda NTT di Bali saat Malam Tahun Baru, Polisi Imbau Tidak terpancing Isu
Baca juga: Gegara Rokok Dua Kelompok Pemuda NTT di Bali Ribut saat Malam Tahun Baru, Pecalang Jadi Korban
Ia mengatakan, pemuda yang tewas diketahui bernama Dominggus Dapa. Dominggus tewas dengan luka di bagian perut. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Sanglah untuk diotopsi.
Ia mengatakan, petugas juga telah menahan sejumlah pemuda yang terlibat dalam bentrok itu. Berdasarkan proses pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda tersebut, pelaku penusukan diduga bernama Agustinus Luna Zada.
"Dua orang kita amankan, berpotensi akan jadi tersangka sambil mencari pisaunya. motifnya belum jelas, yang jelas mereka berteman," pungkas Wirajaya. (*)
Berita ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.