Sabtu, 16 Mei 2026

Lewotobi Erupsi

Lewotobi Erupsi, Ratusan Warga Wulanggitang Mengungsi

Ratusan warga memilih untuk mengamankan diri di Desa Boru Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
Salah satu warga tampak menggendong patung Bunda Maria saat turun dari mobil bak terbuka kemudian berlari untuk mengamankan diri di halaman Kantor Camat Wulanggitang, Senin 1 Januari 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Ratusan warga memilih untuk mengamankan diri di Desa Boru Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur pasca status gunung Lewotobi Laki-laki naik status siaga, Senin 1 Januari 2024.

Pantauan POS-KUPANG.COM, ratusan warga terpantau tiba di Desa Boru menggunakan kendaraan pribadi dan menempati sejumlah fasilitas umum untuk mengamankan diri.

Salah satu warga tampak menggendong patung Bunda Maria saat turun dari mobil bak terbuka kemudian berlari untuk mengamankan diri di halaman Kantor Camat Wulanggitang.

Baca juga: Dampak Lewotobi Erupsi, Penerbangan ke Maumere Sikka Ditunda

Selain itu, warga lainnya terpantau lemas dan langsung ditangani pihak Kesehatan yang sudah bersiaga di lokasi tersebut.

Hingga saat ini, warga masih menempati beberapa fasilitas umum di Desa Boru sambil menunggu arahan dari pemerintah setempat.

Agustina Oa Puka, Warga Desa Hokeng Jaya Kecamatan Wulanggitang mengatakan terpaksa mengamankan diri karena sering mendengar gemuruh gunung Lewotobi Laki-laki.

Baca juga: Puskesmas Boru Buka Posko Kesehatan Bagi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi

"Kami takut bahaya karena dengar gemuruh terus, kami takut gunung meletus lagi jadi kami mengungsi," katanya. 

Dikatakannya, warga mengamankan diri hanya membawa barang-barang penting lainnya dan pakaian seadanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved